Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Achmad Yurianto: Pemerintah Sudah Salurkan Jutaan Perlengkapan Kesehatan

Jumlah tersebut untuk masker bedah. sedangkan untuk APD ada 191.666, masker N95 133.640, dan rapid test 425.000. Jumlah tersebut disalurkan ke seluruh provinsi di Indonesia.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  16:28 WIB
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah tengah berupaya menyediakan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tim medis dan masyarakat untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) di sejumlah daerah di Indonesia.

Juru bicara penanganan Covid-19 untuk Indonesia, Achmad Yurianto mengatakan, hingga hari ini, Senin (30/3/2020), pemerintah telah mengadakan APD sebanyak 191.666 set dan telah disalurkan ke seluruh provinsi.

“Selain itu, masker bedah 12.272.500 buah, sudah terdistribusi juga. Masker N95 133.640 buah juga sudah terdistribusi,” kata Yuri saat memberi keterangan pers ihwal perkembangan penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB), Jakarta.

Mengenai alat rapid test, Yuri menerangkan, sudah terdistribusi ke setiap daerah di Indonesia sebanyak 425.000. Dengan demikian, menurutnya, pemerintah berupaya secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok tersebut dalam kaitan percepatan penanganan kasus Covid-19.

Pemerintah pusat meminta sebagian anggaran pemerintah daerah direalokasi untuk menggenjot upaya percepatan penanganan penyebaran Covid-19

Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kementerian dalam Negeri, Safrizal Za, mengatakan sejumlah kegiatan yang tidak perlu di daerah dapat direalokasi untuk tindakan pencegahan dan mitigasi.

“Seperti belanja perjalanan dinas, termasuk juga belanja-belanja meeting atau belanja lainnya yang dikira belum diperlukan,” kata Safrizal saat memberi keterangan pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, pada Rabu (25/3/2020).

Dia mengingatkan saat ini sedang dilakukan upaya physical distancing dengan demikian, belanja perjalanan dinas dapat dialihkan menjadi belanja penanganan wabah corona. Selain itu, dia menerangkan, upaya penambahan kapasitas rumah sakit dan ruangan isolasi juga dapat dipergunakan dari anggaran realokasi tersebut.

“Termasuk juga belanja-belanja dalam rangka pencegahan, seperti pengadaan disinfektan, pengadaan alat pelindung diri, juga tindakan mitigasi maupun sosialisasi, mulai dari level provinsi, kabupaten, kota, Kecamatan, Kelurahan, Desa sampai ke RT RW. Semuanya perlu digerakkan,” kata dia.

Pemerintah mencatat adanya penambahan sangat signifikan, yakni 129 kasus baru pasien positif virus Corona (Covid-19) di Indonesia. Sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 menjadi 1.414 orang.

Yuri mengatakan data tersebut diperoleh hingga siang ini, Senin (30/3/2020). "Maka, total pasien yang positif kini yang telah terkonfirmasi menjadi 1.414 orang," ucap Yuri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top