Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Rawat 208 Pasien

Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono mengatakan bahwa rumah sakit darurat ini didirikan khusus untuk menanganani orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien positif Corona dengan gejala minimal ringan dan maksimal sedang.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  11:15 WIB
Wisma Atlet di Kemayoran Jakarta Pusat jadi rumah sakit darurat penanganan Cpovid-19 di Jakarta. - Istimewa
Wisma Atlet di Kemayoran Jakarta Pusat jadi rumah sakit darurat penanganan Cpovid-19 di Jakarta. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran kini mulai menampung 208 pasien dari kapasitas sekitar 3.000 orang yang tersedia. Kendati demikian rumah sakit ini hanya menangani pasien dengan gejala ringan sedang.

Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono mengatakan bahwa rumah sakit darurat ini didirikan khusus untuk menanganani orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien positif corona dengan gejala minimal ringan dan maksimal sedang.

“Bagaimana dengan gejala parah, maka akan dirujuk ke rumah sakit yang sudah menjadi rujukan apakah di RSPI Sulianti Saroso atau ke RSUP Persahabatan,” katanya melalui siaran langsung di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Selain itu, pasien dengan gejala ringan namun memiliki penyakit komplikasi, maka akan dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19. Dia menyebut RS darurat tidak memiliki sumber daya untuk menangani penyakit komplikasi lainnya.

Pemerintah menyediakan dua yang dapat menampung 3.000 pasien. Akan tetapi apabila kondisi kian memburuk, maka rumah sakit darurat akan ditambah di tower 4 dan 5.

Dia menerangkan, tujuan RS darurat adalah untuk menampung pasien di wilayah Jabodetabek. Kendati begitu, mereka mulai menerima pasien dari Surabaya dan Malang.

Masyarakat kata Eko dapat langsung menuju ke rumah sakit darurat di Wisma Atlet apabila mengalami gejala corona ringan - sedang atau merasa telah melakukan kontak dengan pasien Covid-19. Adapun cara lainnya adalah dengan menghubungi layanan call center 119.

“Usai minimal itu 15 tahun ke atas, untuk anak-anak kami tidak akan terima. kriteria pertama ODP usia lebih 60 tahun, sedangkan PDP keluhan ringan sesak ringan - sedang usia 15 tahun, kemudian yang positif usia lebih dari 15 tahun sesak ringan sampai sedang komorbit tidak ada,” terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnpb Virus Corona
Editor : Nancy Junita
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top