Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tiga Karikatur dari Gibran Jokowi Iringi Kepergian Eyang Noto

Gibran menuliskan rasa duka dan kehilangan atas kepergian sang eyang.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  00:06 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi putra sulung presiden, Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan) beserta keluarga memberikan keterangan pers terkait wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo di rumah duka, Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2020). Dalam keterangannya, Presiden Joko Widodo menyatkan bahwa Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia karena sakit kanker yang sudah diderita sejak 4 tahun ini. ANTARAFOTO/Maulana Surya - foc.
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi putra sulung presiden, Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan) beserta keluarga memberikan keterangan pers terkait wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo di rumah duka, Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2020). Dalam keterangannya, Presiden Joko Widodo menyatkan bahwa Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia karena sakit kanker yang sudah diderita sejak 4 tahun ini. ANTARAFOTO/Maulana Surya - foc.

Bisnis.com, JAKARTA- Gibran Rakabuming, mengunggah tiga karikatur di akun instagramnya @Gibran_Rakabuming untuk mengenang kepergian Eyang Sudjiatmi Notomiharjo.  Karikatur itu tayang beberapa jam setelah ibunda Presiden Joko Widodo tersebut berpulang di Rumah Sakit Tentara Slamet Riyadi (DKT) Kota Solo, Rabu (25/03/2020).

Pada karikatur pertama, putra sulung presiden Jokowi itu menyatakan kerinduan akan nasihat-nasihat yang biasa diberikan Eyang Noto pada cucu-cucunya. Karikatur itu diunggah pada pukul 11.05 WIB malam.

“Kami akan rindu nasihat-nasihatmu. Sugeng tindak, Eyang,” tulis Gibran dalam karikatur pertamanya.

Karikatur kedua muncul di akun instagram Gibran, menyusul sepuluh menit setelahnya. Kali ini ia menuliskan rasa duka dan kehilangan atas kepergian sang eyang.

“Begitu cepat eyang pergi menghadapnya, saat ini membutuhkan nasihat-nasihatnya.

Pada gambar ketiga, Gibran mencurahkan isi hatinya atas peran dan sosok sang nenek dalam hidupnya.

“Eyang adalah sosok panutan kami. Yang mengajari kami selalu bersikap rendah hati dan berbuat yang manfaat.”

Dari karikatur yang diunggah Gibran tersebut terlihat kedekatan antara antara nenek dengan cucunya. Karikatur itu dibuat dengan nuansa biru dan putih.

Melalui akun instagramnya, Gibran mewakili keluarga Jokowi menyampaikan permintaan maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan sang eyang selama masih hidup.

Selain itu ia menyatakan bahwa keluarga besarnya berharap masyarakat bisa mendoakan kepergian ibunda Jokowi tersebut dari kediaman masing-masing tanpa perlu melayat ke rumah duka. Hal ini mengikuti kebijakan yang sudah dibuat pemerintah untuk menghindari adanya kerumunan orang untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona atau Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Gibran Rakabuming Raka
Editor : Anggara Pernando
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top