Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada Covid-19, Pelatihan dan Program Kartu Prakerja Digelar Online

Moeldoko menjelaskan bahwa kartu prakerja menjadi penting di tengah paparan Covid-19. Virus tersebut telah memberikan dampak terhadap perekonomian Tanah Air, karena jam kerua yang berkurang.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  09:52 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memimpin rapat koordinasi dengan rektor PTN/PTS dan Dirjen Dikti Kemendikbud untuk penanganan virus corona di Indonesia, di Gedung Bina Graha, Jumat (13/3) sore. - Dok.KSP
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memimpin rapat koordinasi dengan rektor PTN/PTS dan Dirjen Dikti Kemendikbud untuk penanganan virus corona di Indonesia, di Gedung Bina Graha, Jumat (13/3) sore. - Dok.KSP

Bisnis.com, JAKARTA - Kantor Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menggeser pelatihan dari tatap muka menjadi online atau dalam jaringan. Hal ini sebagai langkah mencegah penyebaran pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia.

"Kita harus menyesuaikan model pelatihannya untuk mendukung social distancing," ujar Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Selasa (24/3/2020).

Moeldoko menjelaskan bahwa kartu prakerja menjadi penting di tengah paparan Covid-19. Virus tersebut telah memberikan dampak terhadap perekonomian Tanah Air, karena jam kerua yang berkurang.

Pada akhirnya pertumbuhan lapangan kerja pun ikut melambat. Sektor yang telah merasakan dampak adalah pariwisata, hotel, restoran, dan transportasi.

Program kartu prakerja memberikan ruang insentif untuk menahan laju pelambatan ekonomi. "Insentif setelah pelatihan online bisa lebih tinggi dari sebelumnya. Angkanya sedang kita kaji," ujar Moeldoko.

Namun Moeldoko menegaskan bahwa kartu prakerja bukan untuk menggaji pengangguran. Akan tetapi menyiapkan anak muda dengan sejumlah pelatihan agar siap kerja.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Purbasari mengatakan, besaran insentif akan diputuskan Komite Cipta Kerja.

"Komite yang dipimpin Menko Perekonomian akan memutuskan berapa besaran insentif, untuk berapa bulan, dan berapa orang pekerja harian sektor informal yang terdampak," ujar Denni.

Denni menambahkan, Sejak dirilis pada Jumat pekan lalu hingga hari ini, situs resmi Kartu Prakerja, www.prakerja.go.id telah dikunjungi oleh 46.000 lebih pengunjung. Sebanyak 42 persen pengunjung berasal dari Jakarta dan Surabaya, dan sebanyak 55% pengguna adalah laki-laki.

"Dari analytics diketahui profil demografi pengunjung, 49 persen berusia 18-24 tahun, disusul usia 25-34 tahun sebanyak 33 persen, " kata Denni.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona kartu prakerja
Editor : Nancy Junita
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top