Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jokowi: Indonesia Datangkan 5.000 Obat Covid-19

Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia telah mendatangkan 5.000 obat Covid-19. Preiden juga telah meminta Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang farmasi untuk memperbanyak obat tersebut.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 20 Maret 2020  |  15:37 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020). Presiden Joko Widodo meminta kepada kepala pemerintah daerah untuk berkomunikasi kepada pemerintah pusat seperti Satgas COVID-19 dan Kementerian dalam membuat kebijakan besar terkait penanganan COVID-19, dan ditegaskan kebijakan
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020). Presiden Joko Widodo meminta kepada kepala pemerintah daerah untuk berkomunikasi kepada pemerintah pusat seperti Satgas COVID-19 dan Kementerian dalam membuat kebijakan besar terkait penanganan COVID-19, dan ditegaskan kebijakan "lockdown" tidak boleh dilakukan pemerintah daerah. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia telah mendatangkan 5.000 obat Covid-19. Presiden juga telah meminta Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang farmasi untuk memperbanyak obat tersebut.

“Obat tersebut akan sampai ke pasien yang butuh dari dokter keliling dari rumah ke rumah dan melalui rumah sakit,” kata Presiden dalam keterangan pers melalui video streaming di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Jokowi menjelaskan bahwa obat tersebut telah digunakan beberapa negara dan memberikan efek kesembuhan kepada pasien Covid-19.

“Akan kita coba dan dalam proses pemesanan 2 juta,” kata Presiden.

Jokowi menyebutkan obat dimaksud yaitu Avigan dan Chloroquine.

"Avigan kita telah mendatangkan 5.000 dan dalam proses pemesanan 2 juta. Kedua, Chloroquine, ini kita telah siap 3 juta. Kecepatan ini yang kita ingin sampaikan, kita tidak diam tapi mencari hal-hal, info-info apa yang bisa kita lakukan untuk menyelesaikan Covid-19," ujar Jokowi.

Sebelumnya Jokowi telah meyatakan bahwa prioritas utama pemerintah adalah melakukan pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia.

Pemerintah menyiapkan dana APBN untuk hal tersebut dengan memangkas belanja negara yang tidak prioritas.

Sementara itu, hingga Kamis (19/3/2020), Indonesia melaporkan 309 kasus positif. Sebanyak 15 orang di antaranya telah sembuh dan 25 meninggal dunia.

Sebagian besar kasus terjadi di wilayah DKI Jakarta, yakni 223 kasus. Ibu kota negara juga mencatat jumlah korban jiwa tertinggi, yakni 19 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Virus Corona
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top