Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Corona, Uni Eropa Cegah Pelancong Masuk 30 Hari

Uni Eropa akan memberlakukan aturan larangan pelancong dari seluruh dunia masuk ke benua biru selama 30 hari ke depan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  17:56 WIB
ilustrasi - CEO VW Matthias Mueller berbicara dengan Kanselir Jerman Angela Merkel - REUTERS
ilustrasi - CEO VW Matthias Mueller berbicara dengan Kanselir Jerman Angela Merkel - REUTERS

Bisnis.com, Jakarta - Uni Eropa akan memberlakukan aturan larangan pelancong dari seluruh dunia masuk ke benua biru selama 30 hari ke depan menyusul penyebaran virus corona atau Covid-19. 

Kanselir Jerman Angela Merkel pada Selasa, 17 Maret 2020 waktu setempat menyatakan negara-negara anggota Uni Eropa telah setuju memberlakukan larangan masuk itu. Meski begitu larangan perjalanan tidak berlaku bagi anggota asosiasi perdagangan bebas Eropa dan Inggris (EFTA).

“Ini harus berlaku selama 30 hari. Jerman akan memberlakukannya segera,” kata Merkel, seperti dilansir Tempo yang mengutip ndtv.com, Rabu (18/3/2020).

Beberapa negara di dunia saat ini juga melakukan pembatasan bepergian untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang mematikan. Jerman sebelumnya menerbitkan sebuah surat peringatan kepada warga negaranya agar tidak bepergian ke luar negeri.  

“Uni Eropa sedang berkoordinasi untuk mengambil tindakan untuk memulangkan para pelancong atau wisatawan yang terlantar,” kata Merkel.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan ribuan warga negara Jerman terkatung-katung di luar negeri karena banyak maskapai mengurangi jumlah penerbangan. Alasan lainnya karena banyak pula perbatasan yang ditutup

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top