Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Eijkman-Kemenkes Memulai Kerja Sama Periksa Sampel Virus Corona

Dengan kerja sama ini, nantinya Eijkman bakal mempunyai wewenang memeriksa sampel virus Corona seorang pasien. Namun, pemeriksaan sampel berdasarkan permintaan RS. Artinya inisiatif warga yang ingin periks, tidak bisa.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  11:22 WIB
Kementerian Kesehatan Iran mengumumkan keberhasilan uji coba obat buatan dalam negeri terhadap sejumlah korban virus Corona atau Covid/19. Kondisi mereka membaik secara signifikan. Foto: Tehran Times.
Kementerian Kesehatan Iran mengumumkan keberhasilan uji coba obat buatan dalam negeri terhadap sejumlah korban virus Corona atau Covid/19. Kondisi mereka membaik secara signifikan. Foto: Tehran Times.

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Kepala Bidang Penelitian Fundamental Lembaga Biologi Molekular (LBM) Eijkman, Herawati Sudoyo, mengatakan saat ini lembaganya belum mulai meneliti sampel terkait virus Corona (Covid-19). Menurut dia, hari ini lembaganya dan Kementerian Kesehatan akan bertemu untuk bicara lebih detail terkait teknis pelibatan Eijkman dalam meneliti sampel.

"Ini baru mau rapat dengan Kemenkes untuk menyusun prosedur lalu bagaimana alurnya," kata Herawati saat dihubungi Tempo, Senin, (16/3/2020).

Menurut Herawati, secara internal LBM Eijkman sudah siap membantu Kemenkes meneliti sampel-sampel terkait virus Corona. "Tapi sekarang kami memerlukan legitimasi dan bagaimana koordinasi dengan Litbangkes (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan) dan sebagainya."

Herawati menuturkan prosedur normalnya adalah LBM Eijkman akan menerima sampel-sampel dari rumah sakit maupun pelayan kesehatan lainnya. Eijkman tidak akan melayani warga yang berinisiatif ingin memeriksakan diri. "Kami tidak melayani yang seperti itu. Kami lab diagnosis, jadi tetap harus ke rumah sakit."

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan akan melibatkan lembaga lain dalam memeriksa sampel-sampel terkait virus Corona. Selama ini pemeriksaan hanya dilakukan oleh satu instansi, yakni laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Jakarta.

Pekan ini pemerintah mulai menggandeng lembaga lain seperti Universitas Airlangga dan Eijkman. "Pemerintah sudah memutuskan mulai hari Senin besok pemeriksaan lab bisa dilaksanakan bukan hanya di Litbangkes. Tapi bisa di BBTKL (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan), di Universitas Airlangga, di Lembaga Eijkman dan beberapa tempat lagi saat ini sedang on the job training," kata Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat pekan lalu, 13 Maret 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19

Sumber : Tempo

Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top