Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SM Jadi Tersangka Kasus Zat Radioaktif Serpong, Mendapatkan Barang Teman

Direktorat Tindak Pidana Tertentu pada Bareskrim Polri telah menetapkan SM pemilik dan penyimpanan zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan sebagai tersangka.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 13 Maret 2020  |  15:41 WIB
Petugas Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melakukan pemetaan area terpapar zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (24/2/2020). - Antara/Muhammad Iqbal
Petugas Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melakukan pemetaan area terpapar zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (24/2/2020). - Antara/Muhammad Iqbal
Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Tertentu pada Bareskrim Polri telah menetapkan SM pemilik dan penyimpanan zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan sebagai tersangka.
 
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol M. Agung Budijono mengemukakan bahwa tim penyidik menetapkan SM jadi tersangka setelah memeriksa 26 orang saksi terkait kasus kepemilikan zat radioaktif ilegal beberapa waktu lalu.
 
Agung menjelaskan bahwa SM telah dijerat Pasal 42 dan Pasal 43 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran dengan ancaman pidana 2 tahun penjara.
 
"Terhadap tersangka SM tidak kami lakukan upaya penahanan, karena ancaman pidananya di bawah lima tahun," tuturnya di Bareskrim Polri, Jumat (13/3/2020).
 
Agung juga menjelaskan bahwa tim penyidik tidak akan berhenti pada tersangka SM terkait perkara tersebut. Pasalnya, berdasarkan keterangan SM, pelaku mendapatkan zat radioaktif itu dari seorang temannya.
 
"Kami akan terus menggali keterangan tersangka dan menindaklanjutinya. Termasuk mendalami siapa temannya SM ini," katanya.
 
 
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

radiasi nuklir batan nuklir
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top