Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Antara
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis: Setan Gundul di Sidang Kabinet Terbatas

Presiden Soeharto, di Sidang Kabinet Terbatas, meminta agar pengusutan dan penyidikan kasus kredit macet di Bapindo senilai Rp1,3 triliun terus dilanjutkan hingga tuntas dan tanpa pandang bulu.
Gajah Kusumo
Gajah Kusumo - Bisnis.com
03 Maret 2020 | 20:25 WIB

Bisnis.com,  JAKARTA — Pertengahan 2019, Tan Tjoe Hong alias Tan Tju Fuan terendus tengah berada di China. Kepolisian RI dan Interpol pun bersiap mengekstradisi buronan korupsi senilai Rp1,3 triliun pada era Presiden Soeharto.

Tan Tjoe Hong atau Tan Tju Fuan bukan lah setan gundul, tetapi Eddy Tansil, yang hingga kini kembali raib dan tak terdengar lagi kabar beritanya.

Setelah buron dari Lembaga Pemasyarakatan Cipinang pada 1996, Eddy Tansil, yang divonis 20 tahun penjara karena terbukti menggelapkan uang yang didapatnya dari kredit Bank Pembangunan Indonesia atau Bapindo, diketahui berada di China.

Disana, Presiden Direktur Golden Key Group (GKG) itu ternyata kembali berulah sehingga digugat secara perdata oleh Bank of China Limited terkait dengan kasus kredit macet yang nilainya jika dirupiahkan mencapai Rp791 miliar.

Nah, kredit macet senilai Rp1,3 triliun yang dimiliki oleh Eddy Tansil di Bapindo ternyata sempat dibahas secara khusus di dalam Sidang Kabinet Terbatas pada Maret 1994.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top