Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Antara
Premium

Historia Bisnis: Setan Gundul di Sidang Kabinet Terbatas

03 Maret 2020 | 20:25 WIB
Presiden Soeharto, di Sidang Kabinet Terbatas, meminta agar pengusutan dan penyidikan kasus kredit macet di Bapindo senilai Rp1,3 triliun terus dilanjutkan hingga tuntas dan tanpa pandang bulu.

Bisnis.com,  JAKARTA — Pertengahan 2019, Tan Tjoe Hong alias Tan Tju Fuan terendus tengah berada di China. Kepolisian RI dan Interpol pun bersiap mengekstradisi buronan korupsi senilai Rp1,3 triliun pada era Presiden Soeharto.

Tan Tjoe Hong atau Tan Tju Fuan bukan lah setan gundul, tetapi Eddy Tansil, yang hingga kini kembali raib dan tak terdengar lagi kabar beritanya.

Setelah buron dari Lembaga Pemasyarakatan Cipinang pada 1996, Eddy Tansil, yang divonis 20 tahun penjara karena terbukti menggelapkan uang yang didapatnya dari kredit Bank Pembangunan Indonesia atau Bapindo, diketahui berada di China.

Disana, Presiden Direktur Golden Key Group (GKG) itu ternyata kembali berulah sehingga digugat secara perdata oleh Bank of China Limited terkait dengan kasus kredit macet yang nilainya jika dirupiahkan mencapai Rp791 miliar.

Nah, kredit macet senilai Rp1,3 triliun yang dimiliki oleh Eddy Tansil di Bapindo ternyata sempat dibahas secara khusus di dalam Sidang Kabinet Terbatas pada Maret 1994.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top