Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sekilas Dunia dalam Virus Corona, Dari Asia hingga Eropa

Virus corona semakin menyebar ke seluruh wilayah di dunia, mulai dari benua Asia, Eropa hinga Afrika.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 28 Februari 2020  |  15:26 WIB
Karyawan pabrik masker di Changyuan, Provinsi Henan, memeriksa hasil pekerjaannya di tengah tingginya permintaan masker di China selama berjangkitnya wabah COVID-19. - Antara
Karyawan pabrik masker di Changyuan, Provinsi Henan, memeriksa hasil pekerjaannya di tengah tingginya permintaan masker di China selama berjangkitnya wabah COVID-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Hari ini, Jumat (28/2/2020), dunia masih disibukkan dengan perang melawan penyebaran wabah virus corona yang mulai meluas hingga ke Timur Tengah, Eropa dan Afrika.

Adapun, hal yang cukup mengejutkan hari ini adalah perkembangan jumlah kasus dari Korea Selatan yang tercatat telah melebihi 2.000 korban jiwa. Akibat perkembagan ini, bursa di hampir semua negara kompak memerah dengan penurunan 2 hingga 3 persen

Berikut ini adalah perkembangan terkini dari penyebaran virus corona di sejumlah negara dunia: 

  • Jerman mengkarantina 1.000 orang di Heinsberg, setelah wabah meluas di wilayah Eropa.
  • Swedia melaporkan lima kasus baru sehingga negara ini memiliki total tujuh kasus.
  • Dari AS, Trump menilai penyeberan virus corona di AS sangat lamban, seperti diungkapkan di akun Twitter-nya. Dia mengklaim penyebaran lamban karena kebijakannya menutup perbatasan dan menyetop penerbangan dilakukan secara cepat.
  • Menteri Singapura memutuskan untuk memotong gaji satu bulannya untuk membantu upaya menekan virus corona. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri Heng Swee Keat. Kebijakan ini diambil mengikuti perusahaan top di Singapura yang membekukan gaji dan memotong bonusnya di tengah usaha negara ini melawan dampak virus corona.
  • Uni Emirat Arab telah memutuskan untuk membatalkan etape balap sepeda UAE Tour 2020 setelah dua anggota dinyatakan positif. Seluruh partisipan, penyelenggara, hingga staf administrasi akan dicek dan beberapa akan dikarantina.
  • Selandia Baru melaporkan kasus pertamanya. Pasien tersebut baru saja pulang dari Iran dan langsung didiagnosis dengan penyakit tersebut. Pasien tersebut berumur 60 tahun dan berada dalam isolasi di rumah sakit Auckland.
  • Lithuania juga melaporkan kasus pertama. Pasen terinfeksi virus corona di kota Italia, Verona.
  • Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menegaskan pemerintah membutuhkan anggaran ekstra sebesar US$45 miliar dalam paket ekonomi untuk merespons dampak wabah virus corona. "Kita harus menganggap ini serius karena ini hal yang buruk, datang setelah pajak penjualan naik," kata Abe.
  • Korea Selatan menyelesaikan tes dari 1.299 anggota Shincheonji Church of Jesus yang menunjukkan gejala demam dan batuk dari total 9.334 anggota di Daegu. Hasilnya akan diumumkan pada akhir pekan.
  • China akan membuka layanan transportasi bus, subway, taksi di kota dan pedesaan dengan tingkat risiko virus corona rendah.
  • Nigeria mengkonfirmasi kasus pertama virus corona di Lagos, kota terbesar di Afrika Barat. Temuan kasus ini menjadi kasus pertama di Sub-Sahara Afrika.
  • Seekor anjing peliharaan pasien virus corona dinyatakan positif virus corona, namun dengan level yang rendah. Otoritas terkait akan melakukan tes lanjutan kepada anjing tersebut untuk memastikan kondisinya.
  • Angka pasien virus corona di Italia mencapai 528 dengan potensi kematian hingga 14 jiwa.
  • Perancis mencatat pertumbuhan pasien virus corona sebanyakk 22 jiwa dalam 24 jam. Alhasil, total kasus virus corona di negara ini mencapai 38 pasien.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top