Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gara-gara Virus Corona, Turki Larang Warganya ke Mongolia

Turki mengeluarkan peringatan perjalanan ke Mongolia bagi warganya, akibat ancaman wabah virus corona yang mungkin menyebar ke wilayah tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  05:02 WIB
Bendera Turki - Reuters
Bendera Turki - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Turki mengeluarkan peringatan perjalanan ke Mongolia bagi warganya, akibat ancaman wabah virus corona yang mungkin menyebar ke wilayah tersebut.

Dilansir kantor berita Anadolu, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan dalam keterangan resmi bahwa mengingat jarak antara China dan Mongolia yang dekat, risiko wabah virus corona di Mongolia juga tinggi.

Kementerian menegaskan sumber daya di institusi dan organisasi kesehatan Mongolia terbatas, juga memperingatkan masyarakat untuk mempertimbangkan rencana perjalanan mereka.

Kementerian menambahkan banyak aktivitas sosial, termasuk restoran, bioskop, teater dan pusat hiburan juga dibatasi oleh pemerintah Mongolia untuk mencegah penyebaran wabah.

Virus ini jadi fokus dunia semenjak merebak dari Wuhan, China pada Desember 2019.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hingga saat ini virus corona telah merenggut 910 nyawa dan menginfeksi 40.484 orang di 25 negara.

WHO telah menetapkan virus corona sebagai situasi darurat global. Deklarasi darurat global mendorong rekomendasi bagi semua negara berupaya mencegah atau mengurangi penyebaran penyakit lintas batas, seraya menghindarkan campur tangan yang tak perlu dalam perdagangan dan perjalanan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top