Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

3 Negara Tempat Persembunyian Buronan Honggo Wendratno

Buronan Honggo Wendratno pendiri PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) sempat sembunyi di tiga negara berbeda yaitu Singapura, Hong Kong dan China.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 30 Januari 2020  |  13:07 WIB
Honggo Wendratno.  - arsiptambang.co
Honggo Wendratno. - arsiptambang.co
Bisnis.com, JAKARTA - Bareskrim Polri menyebut buronan Honggo Wendratno, pendiri PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI), sempat sembunyi di tiga negara berbeda yaitu Singapura, Hong Kong dan China.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Polisi Daniel Tahi Monang Silitonga mengaku pihaknya telah bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk membatalkan atau mencabut paspor milik tersangka Honggo sejak dua tahun lalu.

Daniel menduga bahwa buronan Honggo memiliki kewarganegaraan ganda, sehingga Honggo aman dan dilindungi oleh negara yang dijadikan tempat persembunyiannya itu.

"Kami sudah minta ke pihak Imigrasi untuk cabut paspor dia (Honggo) sejak dua tahun lalu. Kami tidak tahu apakah dia memiliki kewarganegaraan ganda atau tidak di sana, masih kami telusuri," tutur Daniel, Kamis (30/1/2020).

Menurut Daniel, interpol dan Bareskrim Polri juga sempat menemukan jejak buronan Honggo di tiga negara yaitu di Singapura, Hongkong dan China. Namun, Daniel mengakui masih belum berhasil menangkap DPO kepolisian tersebut.

"Untuk tersangka HW (Honggo Wendratno) sendiri masih dalam pencarian dan kabarnya ada di China, Hongkong dan Singapura," katanya.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buronan bareskrim
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top