Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menlu Retno: Belum Ada Laporan WNI di China Terjangkit Coronavirus

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada WNI di Wuhan, China dan sekitarnya yang terjangkit coronavirus baru.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 23 Januari 2020  |  14:55 WIB
Staf medis membawa kotak ketika mereka berjalan di rumah sakit Jinyintan, tempat pasien dengan pneumonia yang disebabkan oleh strain baru coronavirus sedang dirawat, di Wuhan, provinsi Hubei, Cina 10 Januari 2020. Foto diambil 10 Januari 2020. - Reuters
Staf medis membawa kotak ketika mereka berjalan di rumah sakit Jinyintan, tempat pasien dengan pneumonia yang disebabkan oleh strain baru coronavirus sedang dirawat, di Wuhan, provinsi Hubei, Cina 10 Januari 2020. Foto diambil 10 Januari 2020. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada WNI di Wuhan, China dan sekitarnya yang terjangkit coronavirus baru.

Kementerian Luar Negeri terus melakukan komunikasi dengan Kedutaan Besar RI di Beijing untuk terus memantau kondisi WNI di China.

"Belum ada informasi terjangkitnya WNI dari wabah yang terjadi di China," kata Retno di Kantor Kemenlu, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Menurut Retno, berdasarkan data per Desember 2019, terdapat 428 mahasiswa Indonesia berada di Wuhan dan sekitarnya. Sedangkan di Beijing terdapat 1.280 mahasiswa dan sebanyak 849 mahasiswa berada di Shanghai.

Saat ini, sebagian besar mahasiswa Indonesia tersebut diketahui tengah berada di Tanah Air.

"90 persen mahasiswa di Wuhan dan sekitarnya sudah kembali ke Indonesia karena libut sampai pertengahan Februari. Pihak KBRI sudah dapat data kapan masuk kuliah dan terus melakukan koordinasi dengan universitas masing-masing," ujar Retno.

Baru-baru ini, dunia digemparkan dengan munculnya kasus infeksi jenis coronavirus baru di Wuhan, Provinsi Hubei, China.  Sejauh ini, sudah ditemukan sebanyak 544 kasus infeksi virus tersebut di China dan 17 orang dilaporkan meninggal akibat virus tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus coronavirus
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top