Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Google 'Menggigit', TripAdvisor Kurangi Ratusan Karyawan

TripAdvisor dikabarkan mengurangi jumlah karyawannya di tengah persaingan yang semakin intensif dari Google.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 23 Januari 2020  |  10:44 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – TripAdvisor dikabarkan mengurangi jumlah karyawannya di tengah persaingan yang semakin intensif dari Google.

Menurut sumber terkait, penyedia informasi perjalanan tersebut merumahkan sekitar 200 karyawan. Sementara itu, data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan bahwa perusahaan memiliki lebih dari 3.800 karyawan per akhir September 2019.

Seorang juru bicara TripAdvisor menolak mengomentari kabar ini. Meski demikian, ia merujuk pada pemaparan informasi oleh perusahaan baru-baru ini mengenai upaya mengurangi dan mengalokasikan kembali pengeluaran di bagian-bagian tertentu dari bisnis demi menjaga profitabilitas yang kuat.

Langkah tersebut menyoroti kebutuhan perusahaan untuk mengurangi biaya-biaya seiring dengan mengetatnya persaingan dari Google.

Induk Google, Alphabet Inc. telah meluncurkan alat pencarian baru untuk travel yang menyaingi TripAdvisor, serta menambahkan ulasannya sendiri tentang hotel, restoran, dan tujuan lain.

Google juga telah menjejali bagian atas hasil pencarian mobile-nya dengan lebih banyak iklan. Pergerakan Google memaksa banyak perusahaan, termasuk TripAdvisor, untuk membeli lebih banyak iklan dari raksasa mesin pencarian itu agar traffic online tetap mengalir.

Pada awal November, saham TripAdvisor merosot lebih dari 20 persen dalam satu hari setelah perusahaan melaporkan hasil yang suram untuk kuartal III/2019.

Disebutkan bahwa tantangan utama perusahaan adalah langkah Google mendorong list produk hotelnya sendiri dalam hasil pencarian dan menyedot traffic yang sebelumnya direngkuh TripAdvisor.

“Google menjadi lebih agresif. Kami tidak mengira ini akan berbalik,” ujar CEO TripAdvisor Stephen Kaufer saat itu, seperti dilansir Bloomberg (Kamis, 23/1/2020).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

google
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top