Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Benny Tjokrosaputro Tiga Kali Diperiksa Kejaksaan Sebagai Saksi Kasus Jiwasraya

Kejaksaan Agung (sudah tiga kali memeriksa Komisaris Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro sebagai saksi terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 14 Januari 2020  |  11:53 WIB
Komisaris Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro saat memberikan penjelasan pada seminar Fundamental Step for Better Future di Jakarta, Rabu (7/3/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Komisaris Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro saat memberikan penjelasan pada seminar Fundamental Step for Better Future di Jakarta, Rabu (7/3/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (sudah tiga kali memeriksa Komisaris Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro sebagai saksi terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya.

Pemanggilan Benny yang pertama pada Selasa 31 Desember 2019, lalu Senin 6 Januari 2020, dan Selasa 14 Januari 2020. Hingga saat ini, status Benny adalah saksi. Di sisi lain, Benny sudah dicegah bepergian ke luar negeri oleh penyidik Kejagung.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengungkapkan pemanggilan para saksi terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya dimaksudkan untuk mendapatkan titik terang mengenai peristiwa tindak pidana korupsi yang telah terjadi.

"Iya, memang benar yang bersangkutan masih diperiksa sebagai saksi sampai hari ini," tutur Hari, Selasa (14/1/2020).

Selain Benny, saksi yang memenuhi panggilan tim penyidik adalah mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo dan Heru Hidayat selaku Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera (Tram).

"Ketiganya hadir dan masih diperiksa oleh tim penyidik," kata Hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jiwasraya
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top