Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pimpinan KPK Kunjungi Mabes Polri Bahas Perpanjangan Kerja Sama Pemberantasan Korupsi

Pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendadak mendatangi Mabes Polri untuk memperpanjang kerjasama KPK-Polri pada bidang pemberantasan korupsi yang sudah habis.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 06 Januari 2020  |  14:39 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri mengikuti upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019). Presiden Joko Widodo melantik lima pimpinan KPK periode 2019-2023 yakni Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango dan Nurul Ghufron. - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Ketua KPK Firli Bahuri mengikuti upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019). Presiden Joko Widodo melantik lima pimpinan KPK periode 2019-2023 yakni Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango dan Nurul Ghufron. - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Bisnis.comJAKARTA - Pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendadak mendatangi Mabes Polri untuk memperpanjang kerjasama KPK-Polri pada bidang pemberantasan korupsi yang sudah habis.
 
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengaku bahwa kerja sama KPK-Polri dalam bidang tindak pidana korupsi sudah berakhir hari ini. Maka dari itu, eks Kapolda Metro Jaya tersebut akan membangun kerja sama kembali dengan penandatanganan MoU (memorandum of understanding).
 
"Jadi kerja sama ini sudah berakhir. Kami akan duduk bersama dengan tim dari KPK, Polri dan Kejaksaan Agung. Dalam waktu singkat akan kami perbarui lagi," tuturnya, Senin (6/1/2019).
 
Dia mengatakan bahwa pihaknya akan fokus pada pemberantasan tindak pidana korupsi sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2018 tantang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi.
 
"Kami akan membangun komunikasi tentu dua arah sehingga semua masalah pencegahan dan pemberantasan korupsi dapat lebih fokus lagi ke depan," katanya. 
 
Secara terpisah, Ketua KPK Firli Bahuri mengakui sejak pengesahan UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Pemberantasan Korupsi, KPK dinilai perlu bersinergi dengan penegakan hukum lain terkait pemberantasan korupsi untuk memperkuat KPK dalam bidang pencegahan.
 
"Pencegahan ini dilakukan dengan melakukan pemberantasan korupsi, meningkatkan pelayanan publik dan bekerjasama dengan instansi berwenang melakukan pemberantasan korupsi," ujar Firli.
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top