Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Progres Bendungan Ciawi dan Sukamahi yang Disinggung Anies, Dibangun PUPR dan Pemprov Jabar

Anies berharap dua bendungan yang merupakan proyek strategis KemenPUPR, yakni Bendungan Ciawi dan Sukamahi bisa cepat rampung demi mengatasi banjir di Jakarta.
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 03 Januari 2020  |  15:57 WIB
Bendungan Ciawi - Instagram
Bendungan Ciawi - Instagram

Bisnis.com, JAKARTA – Ketika bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Gubernur DKI Anies Baswedan sempat menyebut bahwa penanganan banjir kuncinya pada pengendalian air sebelum masuk ke Ibu Kota.

Anies berharap dua bendungan yang merupakan proyek strategis KemenPUPR, yakni Bendungan Ciawi dan Sukamahi bisa cepat rampung demi mengatasi banjir di Jakarta.

“Kalau dua bendungan itu selesai, maka volume air yang masuk ke pesisir bisa dikendalikan. Kalau bisa dikendalikan, InsyaAllah bisa dikendalikan. Tapi selama kita membiarkan air mengalir begitu saja, selebar apa pun sungainya, maka volume air itu akan luar biasa. Karena makin banyak kawasan [di atas] yang digunakan untuk perumahan. Sehingga air pun mengalir ke sungai,” kata Anies, Rabu (1/1).

Hal itu disampaikan Anies untuk menyanggah pendapat Basuki bahwa salah satu faktor yang memperparah banjir Jakarta adalah terhentinya normalisasi Sungai Ciliwung. “Kali Ciliwung sepanjang 33 km yang sudah ditangani normalisasi 16 km. Di 16 km itu kalau kita lihat InsyaAllah aman dari luapan. Tapi yang belum dinormalisasi tergenang. Jadi nanti saya dan pak Gubernur akan diskusikan untuk membuat program itu,” ujar Basuki.

Menurut Basuki, termasuk sodetan kali Ciliwung ke Banjir Kanal Timur, yang pembebasan lahannya baru 600 m dari 1,2 km. Basuki berharap Anies yang memiliki keahlian untuk persuasif kepada masyarakat mampu mempercepat progres tersebut.

Bukannya menanggapi soal normalisasi, Anies justru mengarahkan pembicaraan pada pembangunan bendungan yang tidak dikerjakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya, menurut Anies Kampung Melayu yang sudah dilakukan normalisasi pun mengalami banjir ekstrem.

Sudah Mencapai 45 Persen

Lalu, bagaimana progres bendungan Ciawi dan Sukamahi saat ini?

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan penjelasan lewat sebuat post di akun Instagram. Menurut Ridwan Kamil, progres kedua bendungan sudah mencapai 45 persen.

“Salah satu solusi engineering penanganan banjir Jabodebek yaitu dengan membangun 2 Bendungan dari dana APBN kerja sama Kementrian PUPR dan Pemprov Jawa Barat. Jika selesai fungsi 2 bendungan ini Insya Allah akan signifikan mengurangi potensi banjir di Jabodebek,” katanya, Jumat (3/1/2019).

Menurutnya, jika pembangunan bendungan Sukamahi selesai, maka akan bisa mengurangi potensi banjir hingga 29 meter kubik/detik.

Pembangunan bendungan Sukamahi ini akan bermanfaat sebagai pengendalian banjir, yang terletak di Desa Sukamahi, Kab Bogor. Volume tampungan bendungan sebesar 1,68×10,6 meter kubik. Dengan luas genangan maksimum 10 hektar

“Progres sudah 45 persen. Pembebasan lahan sudah 90 persenan. Doakan bisa selesai secepatnya dan kita semua bisa merasakan manfaatnya. Aamiin.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies baswedan ridwan kamil
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top