Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diduga Keracunan Asap Genset, 1 Keluarga Meregang Nyawa

Saat ditemukan di kamarnya, seluruh korban mengeluarkan darah dari hidung serta kondisi badan memerah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Januari 2020  |  09:24 WIB
Diduga Keracunan Asap Genset, 1 Keluarga Meregang Nyawa
/flickr.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Empat warga Pulo Gadung, Jakarta Timur, meregang nyawa di dalam kamar rumah mereka dengan kondisi hidung berdarah dan sekujur tubuh memarah, Jumat (3/1/2020) dini hari.

"Dugaan sementara korban keracunan [asap] genset. Mereka tergabung dalam satu keluarga," kata Kasat Reskrim Polrestro Jaktim AKBP Hery Purnomo di Jakarta.

Korban bernama Mahmudi (35), Ayu Maryana Oktavia (29), Selvia Audy Pratiwi (9), dan Maheza Kurniawan (5). Mereka tewas di kamar rumahnya di Jalan Kayu Mas Selatan VI Blok C RT01/RW09 Pulo Gadung, Jakarta Timur, pukul 01.00.

Menurut keterangan kakak ipar korban, kata Hery, korban diketahui masih beraktivitas normal Kamis (2/1/2020) sekitar pukul 07.00.

"Genset milik korban masih dalam keadaan hidup karena listrik rumah korban padam saat itu," ujarnya.

Kemudian sekitar pukul 13.00, kakak ipar korban datang ke rumah untuk memberi makanan dan melihat kondisi mesin genset telah mati.

Pada pukul 23.30, saksi kembali datang ke rumah korban untuk memberi nasi dan mengetahui bahwa korban beserta istri dan kedua anaknya telah meninggal dunia.

Saat ditemukan di kamarnya, seluruh korban mengeluarkan darah dari hidung serta kondisi badan memerah.

"Selanjutnya saksi langsung melaporkan ke Polsek Pulo Gadung Jakarta Timur," katanya.

Polisi pun segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 01.00 dengan memeriksa jasad korban dalam keadaan terlentang di atas kasur dengan kondisi hidung seluruh korban mengeluarkan darah dan badan bengkak.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," katanya.

Setelah dilakukan olah TKP dan identifikasi, kata Hery, kemudian korban dibawa ke RS Polri Sukamto untuk diotopsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

listrik padam keracunan

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top