Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terorisme Bukan Ancaman Lagi di Nataru, Ini yang Diwaspadai Polri

Polri menyebutkan aksi terorisme bukan lagi ancaman terbesar bagi Kepolisian di dalam mengamankan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 24 Desember 2019  |  17:15 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. - Antara
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. - Antara
Bisnis.com, JAKARTA--Polri menyebutkan aksi terorisme bukan lagi ancaman terbesar bagi Kepolisian di dalam mengamankan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengemukakan bahwa ancaman yang kini harus diwaspadai oleh masyarakat adalah bencana alam, mengingat kini sudah masuk musim penghujan dan banyak terjadi bencana alam.
 
"Itu (terorisme) bukan lagi ancaman. Musuh yant terbesar adalah bencana alam, karena sudah masuk musim penghujan," tutur Argo, Selasa (24/12).
 
Menurut Argo, Kepolisian bersama para pemangku kepentingan terkait juga sudah bersinergi untuk menanggulangi bencana alam yang diprediksi bakal sering terjadi jelang akhir tahun ini.
 
Argo mengimbau agar masyarakat bersiap untuk menghadapi bencana alam sehingga tidak ada lagi warga yang menjadi korban.
 
"Semuanya perlu dipersiapkan. Kami juga sudah komunikasi dengan masyarakat," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri bencana alam terorisme
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top