Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Bendera Partai Golkar. -Bisnis.com - Samdysara Saragih
Premium

Historia Bisnis : Golkar, Kisah Pencalonan Pak Harto dan Rhoma Irama

04 Desember 2019 | 18:17 WIB
"Seperti kriteria terpuji oleh sejarah kan beragam. Sejarah kan periodenya macam-macam. Tapi kalau sejarah tersebut dari Orde Baru sampai sekarang, jelas Pak Harto orangnya."

Kabar24.com, JAKARTA — Partai Golkar saat ini tengah menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-30 yang salah satu agendanya untuk pemilihan ketua umum partai periode 2019—2024.

Munas Partai Golkar yang dihadiri langsung pembukaannya oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa (3/12/2019) malam, sempat diwarnai dengan mundurnya salah satu kandidat ketua umum yakni Bambang Soesatyo.

Padahal, Bamsoet—sapaan akrab Bambang Soesatyo— merupakan pesiang kuat dari ketua umum saat ini Airlangga Hartarto.

Praktis, Airlangga akan bersaing dengan sejumlah nama lain seperti Ridwan Hisjam, Agun Gunandjar Sudarsa, dan Mohamad Ali Yahya.

Golkar, ketika masih menjadi organisasi masyarakat dan organisasi peserta pemilu, memang selalu dekat dengan pemerintahan. Saat era Orde Baru, partai itu menjadi pengusung dan pendukung utama Soeharto untuk menjabat sebagai Presiden.

Dinamika yang terjadi di partai itu memang selalu menarik dicermati. Sejumlah tokoh besar yang kini memiliki partai politik seperti Surya Paloh (Ketua Umum Partai Nasdem), Prabowo Subianto (Ketua Umum Partai Gerindra), Wiranto (mantan Ketua Umum Partai Hanura), M. Jusuf Kalla (mantan Wakil Presiden), lahir dari rahim Golkar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top