Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ledakan di Monas, BIN dan Polisi Diminta Antisipasi Natal dan Tahun Baru

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS Sukamta mengaku prihatin atas ledakan di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019). Ia mengingatkan agar Badan Intelijen Negara dan Kepolisian RI mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi saat Natal dan Tahun Baru 2020.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 03 Desember 2019  |  16:51 WIB
Anggota Gegana Brimob Polri melakukan pemeriksaan TKP ledakan di Jalan Medan Merdeka Utara, kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/12/2019). - ANTARA/Nova Wahyudi
Anggota Gegana Brimob Polri melakukan pemeriksaan TKP ledakan di Jalan Medan Merdeka Utara, kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/12/2019). - ANTARA/Nova Wahyudi

Bisnis.com, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS Sukamta mengaku prihatin atas ledakan di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019). Ia mengingatkan agar Badan Intelijen Negara dan Kepolisian RI mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi saat Natal dan Tahun Baru 2020.

Sementara itu ledakan di Monas menyebabkan dua anggota TNI AD Serma Fajar dan Kopka Gunawan terluka.

" Saya mendoakan semoga beliau berdua lekas pulih kembali," ucap Sukamta dalam keterangan tertulis, Selasa (3/12/2019).

Sukamnta menegaskan peristiwa ledakan harus diusut tuntas. 

Dia mengingatkan pada Desember mendatang terdapat peristiwa yang berlangsung serentak di seluruh dunia yaitu Natal dan Tahun Baru 2020.

Berkaca pada kejadian di Monas, Badan Intelejen Negara harus meningkatkan peringatan dini terhadap ancaman keamanan yang muncul.

Hal itu perlu dilakukan agar kejadian teror dapat dicegah. Selain BIN, Sukamta mengingatkan agar kepolisian menperkuat pengamanan terkait dua gelaran tersebut.

"Kepolisian harus memperkuat pengamanan khususnya di gereja dan tempat keramaian malam tahun baru," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

monas ledakan
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top