Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indonesia Diajak Argentina Bangun Rel Kereta 1.000 Km

Argentina mengundang Indonesia untuk membangun infrastruktur perkeretaapian sepanjang 1.000 km di negara itu.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 22 November 2019  |  02:30 WIB
Proyek rel kereta api.  - Bisnis.com
Proyek rel kereta api. - Bisnis.com
Bisnis.com, JAKARTA - Argentina mengundang Indonesia untuk membangun infrastruktur perkeretaapian sepanjang 1.000 km di negara itu.
 
Tawaran itu disampaikan Secretary of Regional Integration and International Relation (seperti Menlu) untuk Pemerintah Provinsi Cordoba Carlos Tomas Alessandro saat bertemu dengan Duta Besar RI untuk Argentina Niniek Kun Naryatie.
 
Siaran pers KBRI Buenos Aires, Kamis (21/11/2019), menyebutkan Alessandro menawarkan peluang agar industri kereta api Indonesia dapat berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur jaringan kereta api di wilayah Argentina dan sekitarnya.
 
"Mr Alessandro mengungkapkan rencana pemerintah membangun dan memperbaiki jalur kereta api sepanjang lebih dari 1.000kKm agar jalur distribusi komoditas ekspor dan impor dari dan ke Argentina lebih cepat," demikian isi keterangan resmi itu.
 
Dubes Niniek menyambut baik tawaran tersebut dan berharap proposal proyek yang diajukan Argentina dapat ditindaklanjuti oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).
 
Selain itu, Pemprov Cordoba membuka peluang kerja sama bidang olahraga, khususnya cabang sepak bola, basket, dan bulu tangkis. 
 
Untuk tahap awal, Cordoba mengusulkan kerja sama pengiriman coach bulu tangkis dan bola dalam rangka traning for trainer.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

argentina rel kereta api
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top