Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada 6 Aduan Masyarakat Dugaan Anggota Polri Terlibat Kasus Korupsi

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengaku telah menerima 3.098 aduan masyarakat ihwal anggota Polri, 6 aduan di antaranya adalah dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh anggota Polri sepanjang 2019.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 22 November 2019  |  10:19 WIB
Personel Brimob Polri berjalan menuju Mapolrestabes Medan pascabom bunuh diri di Sumut, Rabu (13/11/2019). - Antara
Personel Brimob Polri berjalan menuju Mapolrestabes Medan pascabom bunuh diri di Sumut, Rabu (13/11/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengaku telah menerima 3.098 aduan masyarakat ihwal anggota Polri,  6 aduan di antaranya adalah dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh anggota Polri sepanjang 2019.

Komisioner Kompolnas, Poengky Indarty mengaku enam aduan masyarakat mengenai adanya dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan anggota Polri itu sudah disampaikan kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk ditindaklanjuti.

Menurutnya, sepanjang 2019, ada enam laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan anggota Polri yang menerima gratifikasi atau suap hingga melakukan dugaan tindak pidana korupsi.

"Kalau untuk laporan dugaan korupsi atau dugaan menerima gratifikasi ada 6 kasus selama 2019 ini," tuturnya, Jumat (22/11/2019).

Sementara, untuk aduan masyarakat ihwal anggota Polri yang pamer kekayaan di media sosial belum ada.

Dia tidak menjelaskan lebih detail mengenai kasus dan anggota yang diduga terlibat, termasuk laporan kasus yang paling banyak dilaporkan oleh masyarakat ke Kompolnas.

"Saya harus cek dulu ya, kasus-kasusnya apa saja," ujarnya.

 

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri kompolnas
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top