Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jokowi Puji Konstruksi Jembatan Lengkung Proyek LRT Jabodebek

Dia menjelaskan konstruksi ini membentang 148 meter dengan radius lengkung 115 meter dan menggunakan material beton seberat 9.688,8 ton. Berat ini setara dengan tiga kali berat patung Garuda Wisnu Kencana di Bali.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 14 November 2019  |  12:39 WIB
Sejumlah kendaraan bermotor melintas dengan latar belakang pembangunan 'longspan' atau bentangan beton panjang lintasan Light Rail Transit (LRT) di Kuningan, Jakarta, Kamis (7/11/2019). - ANTARA/Aditya Pradana Putra
Sejumlah kendaraan bermotor melintas dengan latar belakang pembangunan 'longspan' atau bentangan beton panjang lintasan Light Rail Transit (LRT) di Kuningan, Jakarta, Kamis (7/11/2019). - ANTARA/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo memuji pembangunan jembatan lengkung bentang panjang proyek Light Rail Transit di atas Flyover Kuningan, Jakarta.

"Sudah melayang di atas flyover, melengkung pula di ketinggian. Begitulah rumitnya pekerjaan jembatan bentang panjang untuk LRT Jabodebek yang melayang di atas Flyover Kuningan," tulisnya melalui akun resmi Jokowi dikutip Kamis (14/11/2019).

Jokowi turut memberi pujian kepada perancang jembatan lengkung itu. Adalah Arvila Delitrana, Lulusan Institut Teknologi Bandung. Dia dinilai berhasil merancang jembatan menakjubkan itu dan tersambung dengan presisi.

Dia menjelaskan konstruksi ini membentang 148 meter dengan radius lengkung 115 meter dan menggunakan material beton seberat 9.688,8 ton. Berat ini setara dengan tiga kali berat patung Garuda Wisnu Kencana di Bali.

"Besi yang digunakan [pada patung Garuda Wisnu Kencana] sejumlah 2.929,7 ton atau setara dengan lebih lima kali berat pesawat Airbus A-380," terangnya.

Menurutnya wajar jika konstruksi ini mengukir dua rekor sekaligus dari Museum Rekor Indonesia.

Dua rekor tersebut yaitu sebagai jembatan kereta box beton lengkung dengan bentang terpanjang dan rekor sebagai jembatan pembebanan axial static loading test terbesar.

LRT Jabodebek memiliki tiga lintasan pelayanan. Ketiganya yaitu Cawang - Cibubur, Cawang - Dukuh Atas dan Cawang Bekasi.

Adapun progres LRT Jabodebek per 1 November 2019 mencapai 67,3%. Rinciannya adalah: Cawang-Cibubur 86,2%, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 58,3% dan Cawang-Bekasi Timur 60,5%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi LRT
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top