Catat! Syarat dan Formasi CPNS Khusus untuk Putra-Putri Papua dan Papua Barat

Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) juga dibuka untuk putra dan putri Papua dan Papua barat yang bisa mengikuti formasi khusus yang terapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 07 November 2019  |  09:50 WIB
Catat! Syarat dan Formasi CPNS Khusus untuk Putra-Putri Papua dan Papua Barat
Alur Pendaftaran CPNS 2019 - IG BKN

Bisnis.com, JAKARTA – Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) juga dibuka untuk putra dan putri Papua dan Papua barat yang bisa mengikuti formasi khusus yang terapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dikutip dari halaman media sosial Twitter @BKNgoid, putra dan putri asli Papua dan Papua Barat yang memiliki garis keturunan bapak atau ibu serta bapak dan ibu asli Papua dan Papua Barat dapat mengikuti seleksi CPNS dengan formasi khusus.

Syarat bukti asli keturunan Papua dan Papua Barat yakni dapat melampirkan: akte Kelahiran, surat Keterangan lahir, dan diperkuat dengan Surat Keterangan dari Kepala Desa dan atau Kepala Suku.

Formasi jabatan dan unit kerja di antaranya pemilihan formasi jabatan dan unit kerja penempatan dilakukan dengan cara sebagai berikut:

1.Ditentukan oleh masing-masing instansi berdasarakan daftar rincian penertapan alokasi kebutuhan formasi dari Menteri

2. Dilakukan di sscasn.bkn.go.id

3. Dicantumkan dalam pengumuman penerimaan CPNS pada masing-masing instansi

4. Jabatan dan kualifikasi pendidikan untuk penetapan kebutuhan formasi khusus putra/putri Papua dan Papua Barat disyaratkan ditetapkan pula untuk penetapan kebutuhan formasi umum dengan jabatan dan kualifikasi pendidikan yang sama.

Instansi Pusat juga harus mengalokasikan formasi jabatan yang dapat dilamar oleh putra/putri Papua dan Papua Barat yang formasi jabatannya diserahkan sepenuhnya kepada instansi dengan ketentuan:

  1. Instansi dengan alokasi formasi kurang dari 200, paling sedikit 1 formasi.
  2. Instansi dengan alokasi formasi antara 201 – 1.000 paling sedikit 2 formasi
  3. Instansi dengan alokasi formasi antara 1.001 – 2.000, paling sedikit 3 formasi
  4. Instansi dengan alokasi formasi di atas 2.001, paling sedikit 3 formasi

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
papua, cpns

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top