Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bunuh Kucing dengan Mesin Pengering, Pria Malaysia Dihukum Penjara 34 Bulan

Pengadilan Malaysia menjatuhkan vonis 34 bulan penjara serta denda kepada seorang pria karena terbukti bersalah telah membunuh kucing dengan memasukkannya ke dalam pengering mesin cuci.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 06 November 2019  |  16:17 WIB
Ilustrasi - Livejournal
Ilustrasi - Livejournal

Bisnis.com, JAKARTA – Pengadilan Malaysia menjatuhkan vonis 34 bulan penjara serta denda kepada seorang pria karena terbukti bersalah telah membunuh kucing dengan memasukkannya ke dalam pengering mesin cuci.

Seperti dikabarkan kantor berita Bernama, ini merupakan hukuman pertama di bawah undang-undang baru yang menyangkut kesejahteraan binatang.

Pada putusan hari Selasa (5/11), di mana pengadilan tinggal menunggu banding, K Ganesh (42) diputus wajib membayar denda sebesar 40.000 ringgit atas kejahatannya, yang telah terekam CCTV dan menjadi viral di media sosial tahun lalu.

Video itu memperlihatkan seorang pria membuka pintu pengering mesin cuci sementara yang lain memasukkan kucing ke dalamnya, sebelum akhirnya mereka menyalakan mesin cuci dan kemudian pergi.

"Saya harap vonis ini dapat dijadikan pelajaran untuk terdakwa dan masyarakat agar tidak bertindak sadis terhadap binatang," kata Hakim Rasyihah Ghazali, seperti dikutip Reuters dari Bernama.

Reuters belum dapat langsung meminta komentar dari Ganesh atau pengacaranya. Media melansir pengacara S. Muthuveeran mengupayakan hukuman minimal mengingat ini adalah pelanggaran pertama Ganesh dan ia berasal dari keluarga miskin.

Tidak diketahui pasti alasan  memasukkan kucing itu ke dalam mesin pengering atau apa yang terjadi dengan pria lain dalam video tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top