Ada Unjuk Rasa Mahasiswa, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Istana

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas sebagai antisipasi kemacetan saat aksi unjuk rasa mahasiswa se-Jabodetabel dan Banten di sekitar Istana Merdeka siang ini, Kamis (17/10/2019).
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 17 Oktober 2019  |  13:14 WIB
Ada Unjuk Rasa Mahasiswa, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Istana
Polisi berjaga di sekitar Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (14/6/2019). Polri kembali menerapkan skema pengamanan empat lapis atau ring saat sidang permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas sebagai antisipasi kemacetan saat aksi unjuk rasa mahasiswa se-Jabodetabel dan Banten di sekitar Istana Merdeka siang ini, Kamis (17/10/2019).

Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir mengatakan penutupan jalan disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat pengamanan berupa security barrier dan kawat berduri.

"Melibatkan 195 personel lalu lintas," katanya kepada wartawan, Kamis (17/10/2019).

Sejumlah rute dialihkan lantaran aksi massa yang rencananya akan berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Berikut rekayasa lalu lintas yang dilakukan Ditlantas Polda Metro Jaya.

1. Jalan Merdeka Barat dari selatan dan utara ditutup, di diarahkan belok kiri ke Jalan Budi Kemulyaan atau belok kanan ke Jalan Merdeka Selatan atau putar balilk.

2. Jalan Majapahit ditutup di arahkan ke kiri menuju Jalan Hayam Wuruk atau Jalan Suryopranoto dari Jalan Veteran, Jalan Suryopranoto dan Jalan Hayam Wuruk belok kiri atau lurus ke Jalan Juanda.

3. Jalan Merdeka Utara ditutup diluruskan ke Jalan Perwira.

4. Jalan Veteran 1, 2 dan 3 ditutup diluruskan ke Jalan Veteran terus ke Jalan Suryopranoto atau Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Juanda.

Ribuan mahasiswa rencananya akan menggelar aksi di depan Istana Negara, Kamis (17/10/2019). Massa akan menuntut Presiden untuk menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang untuk menarik Revisi UU KPK.

Mahasiswa berasal dari kampus di wilayah Jabodetabek dan Banten. Ini merupakan aksi kesekian kali yang dilakukan oleh mahasiswa sebagai protes terhadap Revisi UU KPK yang mulai berlaku hari ini.

"[Peserta aksi dari] Kampus wilayah Jabodetabek dan Banten," kata Ghozi Basyir, Koordinator Media BEM SI saat dikonfirmasi Bisnis, Kamis, (17/10/2019).

Aksi hari ini rencananya akan berlangsung sekitar puku; 13.00 WIB. Mereka akan memadati area Patung Kuda hingga Istana Negara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
demo, istana

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top