Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KSAD Andika Perkasa : TNI AD Siap Kerahkan Seluruh Kekuatan Amankan Pelantikan Presiden

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa mengatakan TNI AD siap mengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019, bahkan akan mengerahkan seluruh kekuatan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Oktober 2019  |  15:21 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa saat berada di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Jumat (11/10/2019) - Bisnis/Rayful Mudassir
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa saat berada di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Jumat (11/10/2019) - Bisnis/Rayful Mudassir

Bisnis.com, JAKARTA - TNI Angkatan Darat menyiapkan pengamanan secara serius terkait pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa mengatakan TNI AD siap mengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019, bahkan akan mengerahkan seluruh kekuatan.

"Dalam pengamanan TNI sebagai bagian keamanan, kami siapkan seluruh kekuatan. Tidak saja dari satuan tempur di seluruh Indonesia, tapi satuan teritorial dan badan pelaksana kita standby fokus di event besar (pelantikan presiden)," kata KSAD saat jumpa pers di Mabesad, Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Menurut Andika, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai pengguna bisa meminta berapa pun besaran pasukan yang akan dikerahkan dalam pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung MPR/DPR.

"Pengguna Pak Panglima, berapa pun yang diminta kita siap, tapi karena kita sudah minta semua satuan fokus kepada operasi pengamanan dalam menghadapi event minggu ini dan minggu depan," kata Andika.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebelumnya menegaskan pihaknya akan bersikap tegas kepada siapa pun yang bertindak anarkistis dan menggunakan cara-cara inkonstitusional.

"Siapa pun yang melakukan tindakan anarkis, inkonstitusional, dan tidak baik, termasuk berupaya menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden hasil Pemilu akan berhadapan dengan TNI," tegas Panglima TNI dengan lantang, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (27/9).

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani mengatakan TNI dan Polri akan menyiapkan kurang lebih 30 ribu personel gabungan untuk mengamankan prosesi pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

"Personel yang disiagakan dari TNI-Polri kurang lebih 30 ribu. Itu akan mengisi ring 1 dan ring 2 yang sudah diatur sehingga pelaksanaannya berjalan dengan baik," ujar Puan di Kompleks Parlemen Republik Indonesia Senayan Jakarta, Senin.

Puan mengatakan prosesi pelantikan 20 Oktober 2019 nanti akan dimulai pukul 14.30 WIB. Ia meminta agar seluruh anggota DPR dan tamu undangan hadir tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

"Tentu saja, sebelumnya semua tamu, hadirin, undangan yang akan masuk sudah ada di sini (Kompleks Parlemen RI)," tegas Puan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ksad pelantikan jokowi

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top