Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Waketum Gerindra Sarankan Pejabat Belajar Ilmu Kebal

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono menilai penyerangan terhadap Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto harus disikapi serius.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 11 Oktober 2019  |  18:45 WIB
Wakil Ketua Partai Gerindra Arief Poyuono. - Bisnis.com/Jaffry Prabu Prakoso
Wakil Ketua Partai Gerindra Arief Poyuono. - Bisnis.com/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono menilai penyerangan terhadap Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto harus disikapi serius.

Menurutnya hal itu merupakan bentuk serangan kepada negara. Tujuannya, lanjut Poyuono untuk mengacaukan negara.

"Warning bagi pejabat negara akan serangan-serangan yang ingin mengacau negara. Sudah sangat membahayakan bagi pejabat pejabat negara," ujarnya, Jumat (11/10/2019)/

Untuk itu, ia menyarankan kepada pejabat negara agar mempelajari ilmu bela diri. Hal itu bisa dilakukan untuk menjaga diri pejabat negara dari serangan sejenis.

Ia mencontohkan salah satunya ilmu kebal khas Banten. Ada baiknya, kata Arief pejabat mempelajari ilmu tersebut. Diketahui bahwa Banten erat kaitannya dengan ilmu kebal.

"Banyak kok tempat belajar ilmu kebal atau ilmu debus. Misalnya di Banten," ujarnya.

Sebelumnya, Wiranto diserang orang tak dikenal yang menggunakan senjata tajam di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). Mantan Panglima ABRI itu terluka pada bagian perut sebelah kiri bawah. Alhasil ia harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Saat ini Wiranto tengah menjalani perawatan di RSAPD Gatot Soebroto, Jakarta setelah dioperasi untuk menutup luka di tempat yang sama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gerindra wiranto
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top