Soal Jatah Menteri untuk Gerindra, Puan: Itu Hak Prerogatif Jokowi

Soal isu Partai Gerindra akan mendapat jatah menteri, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengatakan bahwa urusan menteri adalah hak prerogatif presiden.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  12:43 WIB
Soal Jatah Menteri untuk Gerindra, Puan: Itu Hak Prerogatif Jokowi
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) didampingi Puan Maharani (kiri) dan Prananda Prabowo (kanan) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) di kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7 - 2019).ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintahan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin bakal resmi dilantik 20 Oktober nanti. Susunan kabinet yang akan membantu mereka di pemerintahan dalam proses penyusunan.

Dalam proses itu, dilempar isu Partai Gerindra akan mendapat jatah menteri. Menanggapi itu, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengatakan bahwa urusan menteri adalah hak prerogatif presiden.

Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada pemilu 2019 belum dapat dipastikan diterima oleh partai pengusung, khususnya PDIP.

“Ya kan tidak bisa serta merta PDIP menyatakan iya setuju atau tidak setuju. Kita ada partai lain yang kemudian bersama-sama dengan Pak Jokowi,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (7/10/2019).

Oleh karena itu, Puan menjelaskan bahwa apabila benar Gerindra dapat jatah menteri, tentu harus dibicarakan secara matang dan bersama-sama partai pengusung.

“Setuju tidak setuju, kita lihat saja. Presiden belum ngajak ngomong,” jelasnya.

Penyebar isu Gerindra dapat menteri adalah Arief Poyuono yang merupakan Wakil Ketua Umum Gerindra. Dia mengaku bahwa partainya meminta tiga menteri untuk Edhy Prabowo, Fadli Zon, dan Sandiaga Uno.

Akan tetapi pernyataan itu langsung dibantah Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak. Tiga menteri itu tidak benar. Setiap Prabowo bertemu dengan Jokowi atau Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, tak ada pembicaraam soal jatah kabinet.

“Pada Prinsipnya, Pak Prabowo siap membantu bangsa dan negara dimana pun posisinya. Yang jelas beliau aktif menyampaikan pemikiran-pemikirannya untuk kepentingan rakyat kebanyakan,” katanya melalui pesan instan, Jumat (4/10/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, gerindra, puan maharani

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top