Kapolda Papua : Wamena Sudah Pulih, Ekonomi Membaik

Polda Papua mengungkapkan situasi keamanan wilayah Wamena mulai kondusif dan perekonomian sudah pulih pascakerusuhan beberapa waktu lalu.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 03 Oktober 2019  |  14:23 WIB
Kapolda Papua : Wamena Sudah Pulih, Ekonomi Membaik
Sejumlah pedagang berjualan di Pasar Sinakma, Wamena, Papua, Rabu (2/10/2019). Pascaaksi unjuk rasa yang berujung anarkis, aktivitas perdagangan di sejumlah pasar di Wamena mulai kembali normal. - ANTARA/Iwan Adisaputra

Bisnis.com, JAKARTA--Polda Papua mengungkapkan situasi keamanan wilayah Wamena mulai kondusif dan perekonomian sudah pulih pascakerusuhan beberapa waktu lalu.

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol. Paulus Watepauw mengemukakan pasar yang menjadi pusat kegiatan masyarakat di Jalan Irian, Wamena Papua, kini diramaikan pedagang yang menjajakan aneka kebutuhan pokok. Sementara tengah kota, terutama di Jalan Trikora, menurut Paulus, sudah ramai dilalui kendaraan para pegawai dan pekerja menuju ke tempat mereka bekerja.

Kendati sudah kondusif, Paulus memastikan aparat TNI-Polri tetap akan disiagakan pada sejumlah titik rawan di wilayah Papua. Termasuk menjaga para pengungsi yang bertahan pada sejumlah tempat seperti di Kantor Polres Jayawijaya.

"Situasi mulai pulih dan berangsur normal. Aparat keamanan akan terus menjaga situasi, sekaligus mengembangkan penyidikan untuk pengejaran para pelaku kerusuhan. Kemarin, kami sudah tahan tujuh tersangka dan kita akan terus kejar pelaku lainnya demi tegaknya hukum," tutur Paulus dalam keterangan resminya, Kamis (3/10/2019).

Sementara itu, Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta berharap pemulihan perekonomian di Wamena Papua bisa berjalan dengan cepat. Perdagangan bahan kebutuhan pokok di wilayah tersebut memberikan kontribusi kedua terbesar sekitar 16,5 persen bagi perekonomian Wamena, setelah sektor transportasi dan pergudangan yang menyumbang 18,7 persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), selama periode 2013-2017, total nilai tambah yang dihasilkan aktivitas sektor ekonomi yang berada di wilayah Kabupaten Jayawijaya,  baik atas dasar harga berlaku maupun atas dasar harga konstan, secara konsisten mengalami peningkatan. 

Pada 2013, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku di Kabupaten Jayawijaya mencapai Rp 20,3 juta. Nilai tersebut terus bertambah hingga pada 2017 mencapai Rp 31,9 juta.

"Saya berharap hal-hal positif yang sudah terjadi di Papua, baik itu pertumbuhan ekonomi dan situasi politik serta sosial yang kondusif tetap terjaga agar sama majunya dengan wilayah Indonesia lainnya," kata Arif. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wamena

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top