Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini 3 Pekerjaan Rumah Mendesak bagi DPR 2019-2024

Sebanyak 575 anggota DPR RI baru saja dilantik untuk masa jabatan 2019-2024. Mereka dinilai memiliki tiga pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 01 Oktober 2019  |  18:42 WIB
Suasana pelantikan anggota DPR RI periode 2019-2024 - Bisnis/Nurul Hidayat
Suasana pelantikan anggota DPR RI periode 2019-2024 - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 575 anggota DPR RI baru saja dilantik untuk masa jabatan 2019-2024. Mereka dinilai memiliki tiga pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menyebut ratusan anggota DPR yang baru dilantik siang tadi memiliki sejumlah pekerjaan rumah.

Tiga tugas yang harus segera ditangani yaitu warisan sejumlah undang-undang yang belum disahkan. Pertama, memperbaikan citra. Pasalnya DPR kadung memiliki citra buruk di mata masyarakat.

"Pekerjaan Rumah kedua adalah memperbaiki citra DPR. Citra DPR belum membaik, masih buruk, itu PR juga," katanya saat dihubungi Bisnis, Selasa (1/10/2019).

Adapun pekerjaan ketiga adalah sejumlah UU yang mendesak untuk dibahas, diputuskan maupun disahkan. Salah satu diantaranya seperti regulasi terkait pemindahan Ibu Kota.

Di sisi lain, 711 anggota DPR dan DPD RI resmi dilantik sebagai anggota legislatif periode 2019 - 2024. Setelah pelantikan ini, agenda selanjutnya adalah pemilihan pimpinan DPR, DPD dan MPR RI.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top