Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hilang Sejak 23 September, Nelayan Abdul Rahman Ditemukan di Perairan Malaysia

Seorang nelayan asal Indonesia yang telah dinyatakan hilang sejak 23 September lalu akhirnya ditemukan tengah terapung di dekat perairan Malaysia.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 28 September 2019  |  20:24 WIB
Kapal tenggelam - Antara
Kapal tenggelam - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Seorang nelayan asal Indonesia yang telah dinyatakan hilang sejak 23 September lalu akhirnya ditemukan tengah terapung di dekat perairan Malaysia.

Badan Penegakan Maritim Malaysia (The Malaysian Maritime Enforcement Agency / MMEA) melakukan aksi penyelematan seorang nelayan asal Indonesia yang telah tersesat di laut selama empat hari.

Laksamana Pertama MMEA Johor Aminuddin Abdul Rashid menyatakan pihaknya melihat sebuah kapal penangkap ikan yang telah mengalami kerusakan mesin sedang melayang sekitar 15 mil di laut selatan Tanjung Laboh, dekat Batu Pahat, pada hari Jumat (27/9/2019) pukul 15.30 waktu setempat.

Nelayan bernama Abdul Rahman yang berusia 51 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi selamat tetapi keadaannya lemah karena tidak makan apapun dalam dua hari terakhir.

“Badan SAR Nasional (Basarnas) telah melakukan operasi untuk menemukannya sejak komunikasi terputus pada 23 September. Pejabat MMEA bertemu dengan pejabat BASARNAS untuk menyerahkan Abdul Rahman dan kapalnya di perbatasan maritim negara pada Sabtu sekitar pukul 09.20 waktu setempat,” katanya seperti dikutip The Star Online, Sabtu (28/9/2019).

Aminuddin menambahkan bahwa sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap pencarian dan penyelamatan di perairan Malaysia, MMEA akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama dengan agen-agen lain di wilayah tersebut.

Dia juga menambahkan agar masyarakat selalu waspada dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas saat akan melakukan kegiatan di laut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nelayan
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top