Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

TNI-Polri Kerahkan 10 Truk Jemput Demonstran Ketakutan Pulang ke Rumah

TNI dan Polri mengerahkan 10 unit truk untuk mengevakuasi peserta aksi damai yang takut kembali ke rumah masing-masing setelah ada aksi ricuh di Deiyai Papua.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 30 Agustus 2019  |  13:14 WIB
Petugas membawa korban terluka insiden di Deiyai di RSUD Mimika, Papua, Kamis (29/8/2019). Sebanyak empat anggota TNI dan Polri serta satu korban meninggal dunia dievakuasi menuju Mimika menggunakan helikopter TNI. - Antara/Jeremias Rahadat
Petugas membawa korban terluka insiden di Deiyai di RSUD Mimika, Papua, Kamis (29/8/2019). Sebanyak empat anggota TNI dan Polri serta satu korban meninggal dunia dievakuasi menuju Mimika menggunakan helikopter TNI. - Antara/Jeremias Rahadat
Bisnis.com, JAKARTA — TNI dan Polri mengerahkan 10 unit truk untuk mengevakuasi peserta aksi damai yang takut kembali ke rumah masing-masing setelah ada aksi ricuh di Deiyai Papua.
 
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih TNI , Letkol CPL Eko Daryanto mengatakan 10 unit truk tersebut sudah mulai bergerak sejak pukul 09.15 WIT hingga saat ini untuk mengangkut peserta aksi damai yang berunjuk rasa di Kantor Gubernur Papua.
 
"Sekitar 10 truk TNI dan Polri sudah dikerahkan untuk membantu mengevakuasi atau mengantar pulang massa aksi demo yang merasa ketakutan untuk kembali ke tempat masing-masing," tuturnya, Jumat (30/8).
 
Dia memastikan TNI dan Polri akan terus memberi pengamanan terhadap objek vital dan mem-backup Polda Papua dalam setiap mengamankan massa aksi yang melakukan demonstrasi di wilayah Papua.
 
"Kami terus mengingkatkan pengamanan sampai saat ini dan membackup Polda Papua pada setiap aksi-aksi demo di lapangan," katanya.
 
Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja mengatakan, dalam insiden kerusuhan yang terjadi di Deiyai, Rabu (28/8) tercatat tiga orang meninggal yakni dua warga sipil dan seorang anggota TNI AD.

"Tidak benar laporan tentang enam warga sipil yang tewas dan terluka dalam insiden tersebut. Yang pasti tiga orang meninggal dalam insiden tersebut yakni dua warga sipil dan anggota TNI AD meninggal," kata Irjen Pol Rodja kepada ANTARA yang menghubungi dari Jayapura, Rabu malam.

Dikatakan, insiden yang berakhir kerusuhan itu berawal dari demo yang dilakukan sekitar 100 orang yang melakukan orasi di halaman kantor bupati Deiyai, namun tiba-tiba datang sekitar 1.000-an orang yang berlari-lari kecil dan sebagian di antara menyerang aparat keamanan.

Adapun, Prajurit Kodam II/Sriwijaya Sersan Dua Rikson yang gugur saat mengamankan unjuk rasa di Kabupaten Deiyai, Papua, Rabu akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Prabumulih, Sumatera Selatan.

 
 
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top