AS & Jepang Jalin Kesepakatan Dasar di Bidang Pertanian

Amerika Serikat dan Jepang sepakat untuk melakukan kesepakatan perdagangan di bidang pertanian pada hari Minggu (25/8/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 Agustus 2019  |  06:37 WIB
AS & Jepang Jalin Kesepakatan Dasar di Bidang Pertanian
Presiden AS Donald Trump berjalan ke Air Force One ketika ia meninggalkan Washington untuk melakukan perjalanan ke KTT G20 di Osaka, Jepang dari Pangkalan Bersama Andrews, Maryland, AS, 26 Juni 2019. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Amerika Serikat dan Jepang sepakat untuk melakukan kesepakatan perdagangan di bidang pertanian pada hari Minggu (25/8/2019).

Dilansir Bloomberg, Jepang akan memangkas tarif impor untuk daging sapi, babi, dan produk pertanian AS. Presiden AS Donald Trump juga mengatakan Jepang akan membeli gandum dan jagung AS dalam jumlah besar.

Para pejabat Jepang dapat mempertimbangkan itu sebagai kesepakatan yang baik jika mereka dapat memperoleh janji sebagai imbalan bahwa produsen mobilnya akan dilindungi dari ancaman tarif Trump yang lebih besar.

Presiden AS dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengumumkan perjanjian pada hari Minggu di Biarritz, Prancis, pada KTT G7 setelah pertemuan bilateral pada hari sebelumnya.

"Kami pada prinsipnya sepakat. Kami setuju untuk setiap hal," ungkap Trump setelah pertemuan tersebut, Minggu (25/8), seperti dikutip Bloomberg.

Ia juga menyebut pada pembelian produk gandum dan jagung AS besar-besaran yang akan terjadi dalam waktu yang sangat segera.

Sementara itu, Shinzo Abe hanya mengatakan bahwa pembelian produk pertanian yang akan dilakukan oleh sektor swasta adalah suatu kemungkinan. Di sisi lain, Trump mengatakan tidak akan ada perubahan tarif AS untuk mobil Jepang.

Ketakutan oleh ancaman Trump dari tarif pada ekspor mobil Jepang, Abe sepakat pada September tahun lalu untuk memulai pembicaraan perdagangan bilateral dengan AS, Trump pada gilirannya mendapat tekanan dari peternak sapi dan babi AS yang tertekan oleh perang dagang dengan China.

Kedua negara telah mencapai konsensus tentang "elemen inti" dan menetapkan tujuan untuk menandatangani kesepakatan pada akhir September 2019 dalam pertemuan PBB, kata Abe. Dia mengatakan masih ada beberapa pekerjaan yang harus dilakukan oleh para pejabat.

"Jika kita ingin melihat berlakunya perjanjian perdagangan ini, saya cukup yakin bahwa akan ada dampak positif yang sangat besar pada ekonomi Jepang maupun AS," kata Abe.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jepang, amerika serikat

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top