Lantik Sekjen dan 11 Pejabat Eselon II, Menperin Ingatkan Program Prioritas Nasional

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melantik Achmad Sigit Dwiwahjono sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Rabu (14/8/2019).
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 14 Agustus 2019  |  17:47 WIB
Lantik Sekjen dan 11 Pejabat Eselon II, Menperin Ingatkan Program Prioritas Nasional
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto - Bisnis/Annisa Sulistyorini

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melantik Achmad Sigit Dwiwahjono sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Rabu (14/8/2019).

Sebelumnya, Sigit menjabat sebagai Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT). Sigit menggantikan pejabat sebelumnya, yaitu Haris Munandar, yang akan menjalani tugas jabatan yang baru sebagai dosen di lingkungan Kemenperin.

Menperin juga melantik 11 pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Perindustrian. Ke-11 pimpinan tinggi pratama tersebut, yakni Supriadi yang kini menjabat Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar, Wawas Swathatafrijiah (Inspektur II), Achmad Rodjih Almanshoer (Inspektur IV), serta Restu Yuni Widayati (Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Industri).

Selanjutnya, Ni Nyoman Ambareny (Kepala Pusat Data dan Informasi), Feby Setyo Hariyono (Kepala Biro Hukum), Kasduni (Kepala Biro Keuangan), Andi Rizaldi (Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika), Wiwik Pudjiastuti (Kepala Balai Besar Kimia dan Kemasan), Saiful Bahri (Kepala Balai Besar Pulp dan Kertas), serta Tirta Wisnu Permana (Kepala Balai Besar Industri Hasil Perkebunan).

“Para pejabat yang dilantik ini telah dipilih melalui proses seleksi secara terbuka dan telah berkoordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” kata Airlangga di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Menurutnya, dalam proses seleksi, telah mempertimbangkan aspek kualifikasi, kompetensi dan kinerja, sehingga pejabat yang terpilih diyakini memiliki kemampuan dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas jabatannya.

“Kami berharap, semuanya dapat bekerja lebih cepat dan tanggap dalam upaya mendorong pencapaian sasaran dan program-program pemerintah dan Kemenperin."

Pada acara pelantikan itu, Airlangga menyampaikan amanat Presiden Joko Widodo terkait lima program prioritas nasional. Pertama, mempercepat pembangunan infrastruktur yang terkoneksi dengan kawasan industri rakyat, ekonomi khusus, pariwisata, persawahan, perkebunan, dan perikanan.

Kedua, memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) dengan menjamin kesehatan ibu dan bayi sejak dalam kandungan, serta meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendidikan vokasi, pelatihan vokasi, dan pembangunan manajemen talenta.

Ketiga, menarik investasi seluas-luasnya untuk membuka lapangan pekerjaan baru.  “Bagi pihak yang menghambat investasi akan dipangkas, bahkan pungli dan birokrasi yang berbelit akan ditindak,” ujarnya.

Program keempat, melakukan reformasi birokrasi agar proses birokrasi semakin sederhana, sedangkan kelima, menjamin penggunaan APBN agar fokus dan tepat sasaran serta bermanfaat untuk ekonomi, rakyat, dan kesejahteraan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenperin

Editor : Galih Kurniawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top