Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PDIP Tetap Dukung Gubernur Sulsel Meski Ada Hak Angket DPRD

Bergulirnya hak angket terhadap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah tidak membuat PDI Perjuangan pergi meninggalkan kepala daerah yang mereka calonkan pada Pilkada 2018 ini.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 05 Agustus 2019  |  19:36 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan keterangan kepada wartawan di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019). - Bisnis/Lalu Rahadian
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan keterangan kepada wartawan di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019). - Bisnis/Lalu Rahadian

Bisnis.com, JAKARTA - Bergulirnya hak angket terhadap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah tidak membuat PDI Perjuangan pergi meninggalkan kepala daerah yang mereka calonkan pada Pilkada 2018 ini.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan, partainya tetap mendukung Nurdin meski hak angket digulirkan DPRD Sulsel. DPP PDI Perjuangan bahkan disebutnya memerintahkan kader di DPRD Sulsel terus mengawal dan mendukung Nurdin menolak hak angket itu.

"Hari ini kami menegaskan dukungan sepenuhnya kepada Gubernur Sulawesi Selatan. Kami minta fraksi PDI Perjuangan aktif melakukan lobi-lobi politik menolak hak angket melalui dialog," kata Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menurut Hasto, PDI Perjuangan selalu ingin memberi kepastian bahwa kepala daerah yang dipilih rakyat memiliki kepastian terhadap masa jabatan lima tahun. Dia juga menyinggung perlunya kepala daerah dan wakil kepala daerah bersatu untuk menjalankan roda pemerintahan wilayah yang dipimpin. 

Dalam kesempatan yang sama, Nurdin mengaku merasa heran dengan adanya pengajuan hak angket terhadap dirinya. Dia menceritakan berbagai program yang sudah dilakukannya sebagai Gubernur selama 11 bulan terakhir.

"Kami menjaga marwah parpol pendukung kita dengan menciptakan pemerintahan bersih. Maka kita libatkan KPK. Kita benahi sistem agar tak ada program mubazir. Anggaran harus optimal," kata Nurdin.

"Saat ini, sayangnya kita dihadiahi angket, padahal harusnya diberi reward. Tapi saya apresiasi PDI Perjuangan yang terus pasang badan buat kita," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip sulsel
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top