PDIP Mau Ubah Pemilu Sistem Proporsional Terbuka, ini Alasannya

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berencana mengubah pemilihan umum sistem proporsional terbuka yang digunakan saat ini. Pola yang sekarang dirasa tidak bagus.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 03 Agustus 2019  |  19:24 WIB
PDIP Mau Ubah Pemilu Sistem Proporsional Terbuka, ini Alasannya
Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat - Bisnis/Jaffry

Bisnis.com, JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berencana mengubah pemilihan umum sistem proporsional terbuka yang digunakan saat ini. Pola yang sekarang dirasa tidak bagus.

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat mengatakan bahwa sistem terbuka membuat para kader mengeluh. 

Mereka yang berjuang membangun partai lalu mencalonkan diri sebagai caleg kalah oleh bukan kader loyal. Faktor dana utamanya.

“Makanya kami akan dorong dan berjuang dari DPR untuk ubah dari sistem proporsional terbuka jadi proporsional yang  terbuka secara proporsionalitas, proporsional tertutup. Jadi dimix,” katanya di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (3/8/2019).

Djarot menjelaskan bahwa sistem terbuka membuat politik uang semakin tinggi. Pembahasan lebih lanjut akan didalami.

“Karena kita sadari biaya politik yang tinggi berbanding lurus dengan korupsi yang besar. Ini tantangan besar dan ini akan dibahas saat kongres nanti,” jelasnya.Sistem proporsional terbuka adalah sistem perwakilan yang memungkinkan pemilih turut serta dalam menentuan para anggota DPR melalui pemilihan. Berbeda dengan tertutup yang hanya partai menentukan siapa menjadi wakil rakyat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pdip

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top