KABAR GLOBAL 29 JULI: Pekan Krusial Ekonomi Global, Sulitnya Lepas dari Candu Minyak

Berita mengenai sejumlah kebijakan penting yang akan menjadi sentimen ekonomi global pekan ini menjadi sorotan media massa hari ini, Senin (29/7/2019), beserta sejumlah berita lainnya dari mancanegara.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 Juli 2019  |  09:34 WIB
KABAR GLOBAL 29 JULI: Pekan Krusial Ekonomi Global, Sulitnya Lepas dari Candu Minyak
suku bunga

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai sejumlah kebijakan penting yang akan menjadi sentimen ekonomi global pekan ini menjadi sorotan media massa hari ini, Senin (29/7/2019), beserta sejumlah berita lainnya dari mancanegara.

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

Pekan Krusial Ekonomi Global. Pekan ini akan menjadi waktu tersibuk. Sejumlah kebijakan penting akan diambil oleh ‘pemain kunci’ ekonomi global, baik yang terkait dengan kebijakan suku bunga acuan maupun kepastian perang dagang. (Bisnis Indonesia)

Sulitnya Lepas dari Candu Minyak. Saat Saudi Aramco berada di ambang kesepakatan membeli saham kilang minyak di India pada tahun lalu, bos mereka dengan cepat bergegas naik jet perusahaan di Paris dan terbang ke New Delhi, India. (Bisnis Indonesia)

Empat Tahun, Bank Online Jack Ma Sudah Jadi Raksasa. Bisa dibilang Jack Ma adalah orang yang paling bertanggungjawab dalam perubahan industri perbankan dan keuangan di China, bahkan dunia. Miliarder asal China ini memiliki gurita bisnis online yang tak terbendung, serta makin menancapkan kukunya di industri keuangan dan perbankan digital. (Kontan)

Protes di Hong Kong Lanjut. Demonstrasi di Hong Kong terus berlanjut pada Ahad (28/7) malam. Mengutip Channel News Asia, ribuan prodemokrasi kembali berkumpul sehari setelah polisi anti huru hara menembakkan peluru karet dan gas air mata dalam kekerasan terbaru yang menjerumuskan pusat keuangan dunia itu lebih dalam ke krisis. (Kontan)

Pajak Digital Terus Berlanjut. Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire menegaskan Prancis akan tetap melanjutkan rencana mengenakan pajak pendapatan perusahaan teknologi besar. Prancis bersikeras, di tengah ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan membalas dengan juga mengenakan impor anggur Prancis. Menurut Trump, Prancis secara tidak adil menargetkan perusahaan-perusahaan digital yang banyak berasal dari AS. (Kontan)

Mewaspadai babak Baru Negosiasi Dagang AS-China. Para juru runding perdagangan Amerika Serikat (AS) akan kembali lagi ke China pada pekan ini, untuk memulai babak baru negosiasi di salah satu kota yang baru. Tetapi pada ahli mengingatkan agar mewaspadai kemungkinan terjadinya perubahan suasana, meningat perundingan yang dilakukan tidak dapat secara langsung menyelesaikan jalan buntu antara dua negara adidaya. (Investor Daily)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kabar global

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top