Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AS Dukung Usulan Inggris Bentuk Pasukan Pengamanan Teluk

Amerika Serikat (AS) menilai usulan Inggris untuk membentuk pasukan keamanan maritim di Teluk oleh negara Eropa akan melengkapi upaya AS ketimbang menjadi operasi yang "berdiri sendiri", ujar Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Joseph Dunford.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 25 Juli 2019  |  06:33 WIB
Kapal Garda Revolusi Iran berjaga di dekat Stena Impero, kapal berbendera Inggris, di Pelabuhan Bandar Abbas, Minggu (21/7/2019). - Mizan News Agency via Reuters
Kapal Garda Revolusi Iran berjaga di dekat Stena Impero, kapal berbendera Inggris, di Pelabuhan Bandar Abbas, Minggu (21/7/2019). - Mizan News Agency via Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Amerika Serikat (AS) menilai usulan Inggris untuk membentuk pasukan keamanan maritim di Teluk oleh negara Eropa akan melengkapi upaya AS ketimbang menjadi operasi yang "berdiri sendiri".

Washington Juni lalu untuk pertama kali mengusulkan upaya multinasional yang terbuka bagi semua sekutu untuk meningkatkan keamanan maritim di Teluk setelah Iran dituduh menyerang kapal tanker minyak di sekitar Selat Hormuz, sebuah jalur penting maritim kritis antara Iran dan Oman.

Sedangkan Inggris menyerukan pembentukan sebuah misi angkatan laut yang dipimpin Eropa untuk memastikan pelayaran yang aman melalui selat itu setelah Iran menyita kapal tanker berbendera Inggris. 

Ketika ditanya soal tentang proposal Inggris tersebut, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Joseph Dunford mengatakan wacana itu tidak menunjukkan bahwa pengamanan itu adalah upaya yang berdiri sendiri yang terpisah dari AS.

"Saya melihat itu sebagai kontribusi Eropa untuk keamanan maritim yang akan saling melengkapi, jika tidak terintegrasi, dengan apa yang dilakukan Amerika Serikat," ujar Dunford kepada sekelompok kecil wartawan seperti dikutip Reuters, Kamis (25/7/2019).

Akan tetapi dia tidak mengatakan apakah telah membahas masalah itu secara langsung dengan Inggris.

Di Washington, Menteri Pertahanan Mark Esper mendukung komentar Dunford dan mengatakan inisiatif Eropa itu "saling melengkapi" dan akan ada koordinasi.

"Saya pikir itu semua itu membantu," kata Esper kepada wartawan.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

eropa amerika serikat inggris
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top