Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korsel Lepaskan Tembakan Peringatan ke Pesawat Tempur Rusia

Militer Korea Selatan melepaskan dua tembakan peringatan ke sebuah pesawat militer Rusia yang memasuki wilayah udaranya kemarin waktu setempat.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 23 Juli 2019  |  15:02 WIB
Pesawat tempur korsel
Pesawat tempur korsel

Bisnis.com, JAKARTA--Militer Korea Selatan melepaskan dua tembakan peringatan ke sebuah pesawat militer Rusia yang memasuki wilayah udaranya kemarin waktu setempat.

Menurut seorang pejabat kementerian pertahanan di Seoul, insiden tersebut menunjukkan untuk pertama kalinya pesawat militer Rusia melanggar wilayah udara Korea Selatan.

Pesawat militer itu merupakan salah satu dari tiga pesawat Rusia yang memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara Korea (KADIZ) pada Selasa pagi seperti dikutip Reuters, Selasa (23/7).

Selain ketiga pesawat Rusia tersebut, dua pesawat militer China juga turut terpantau dalam KADIZ.

Sampai berita ini diturunkan belum ada komentar resmi dari pejabat dari China maupun Rusia.

Kementerian pertahanan Korsel mengatakan mengajukan keluhan resmi mengenai pelanggaran wilayah udara tersebut pada Beijing dan Moskow.

Berdasarkan keterangan militer Korsel, pesawat Rusia telah melanggar wilayah udaranya di atas Dokdo, sebuah pulau yang diduduki oleh Korea Selatan dan juga diklaim oleh Jepang, tepat setelah jam 9 pagi waktu setempat.

"Militer Korea Selatan mengambil tindakan taktis termasuk menjatuhkan suar dan menembakkan tembakan peringatan," menurut pernyataan kementerian pertahanan itu.

Pesawat Rusia meninggalkan wilayah udara Korea Selatan tetapi kemudian masuk lagi sekitar 20 menit kemudian, sehingga mendorong Korea Selatan untuk melepaskan tembakan peringatan lain.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korsel pesawat tempur
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top