Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inggris Tuding Iran Lakukan Pembajakan Atas Negara

Inggris meminta semua kapal Eropa untuk waspada setelah Iran menyita kapal tanker berbendera Inggris di Selat Hormutz yang disebut London sebagai tindakan "pembajakan negara" di jalur pelayaran.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 23 Juli 2019  |  06:28 WIB
Bendera Iran - Reuters
Bendera Iran - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Inggris meminta semua kapal Eropa untuk waspada setelah Iran menyita kapal tanker berbendera Inggris di Selat Hormutz yang disebut London sebagai tindakan "pembajakan negara" di jalur pelayaran.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt dalam rapat dengan parlemen setelah mengikuti pertemuan dengan komite darurat (COBR).

Pertemuan itu membahas tanggapan London terhadap penangkapan kapal tanker Stena Impero pada hari Jumat oleh pasukan komando Iran.

"Di bawah hukum internasional, Iran tidak memiliki hak untuk mencegat kapal kami, apalagi menaikinya karena itu merupakan tindakan pembajakan negara,” ujar Hunt mengatakan kepada parlemen.

Dia mengatakan pihaknya akan mengupayaan pengamanan yang lebih baik untuk mendukung keselamatan awak dan kargo kapal-kapal Eropa di wilayah strategis itu seperti dikutip Reuters, Selasa (23/7/2019).

Hunt mengatakan bahwa dengan enyusun program pengamanan pelayaran itu tidak berarti Eropa akan mendukung garis keras Washington melawan Iran.

“Proposal misi perlindungan maritim baru tidak akan menjadi bagian dari kebijakan tekanan maksimum AS terhadap Iran karena kami tetap berkomitmen untuk melestarikan perjanjian nuklir Iran," katanya.

Sementara itu, di Nikaragua, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menuduh kapal tanker Inggris membahayakan pelayaran dengan mengubah sinyalnya lebih lama dari yang diizinkan dan dengan melewati jalur yang salah.

"Memulai konflik itu mudah, mengakhiri itu tidak mungkin," kata Zarif kepada wartawan setelah bertemu dengan rekannya dari Nikaragua.

Karena itu dia mengingatkan bahwa penting bagi semua pihak untuk menyadari, termasuk bagi Boris Johnson untuk memahami bahwa Iran tidak mencari konfrontasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top