Dibuka Sejak 10 Juni, Pendaftar SBMPTN Mencapai 372.534 Peserta

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) selaku penyelenggara menyatakan bahwa kelompok pilihan program studi sosial-humaniora paling tinggi peminat, mencapai 190.235 peserta. Disusul oleh jurusan saintek 177.523 peserta dan campuran 4.773 peserta.
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 17 Juni 2019  |  17:58 WIB
Dibuka Sejak 10 Juni, Pendaftar SBMPTN Mencapai 372.534 Peserta
Tangkapan laman SBMPTN 2019. JIBI/Bisnis - Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) telah berlangsung sejak 10 Juni 2019. Hingga hari ini, Senin (17/6/2019) sudah ada 372.534 peserta yang mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa PTN.

Dalam rilisnya, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) selaku penyelenggara menyatakan bahwa kelompok pilihan program studi sosial-humaniora paling tinggi peminat, mencapai 190.235 peserta. Disusul oleh jurusan saintek 177.523 peserta dan campuran 4.773 peserta.

“Sampai hari ini (17 Juni 2019 pukul 16.00 WIB) dapat diinformasikan perkembangan jumlah pendaftar sudah sebanyak 372.534 peserta,” kata kata Ketua LTMPT Ravik Karsidi dalam rilisnya.

Menurut statusnya dapat diketahui bahwa jumlah peserta reguler sebanyak 267.566 peserta dan Bidikmisi sebanyak 104.968 peserta.

Panitia juga mengingatkan kepada siswa yang belum mendaftar, agar segera melakukan pendaftaran melalui laman https://pendaftaran.sbmptn.ac.id. Pendaftaran akan ditutup pada 24 Juni 2019 dan tidak akan ada perpanjangan waktu pendaftaran.

Diharapkan kepada para calon pendaftar agar memperhatikan secara teliti dan cermat semua ketentuan persyaratan dan tahapan pendaftaran SBMPTN 2019 yang dapat dilihat pada laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id.

Ravik juga mengingatkan soal adanya informasi palsu yang beredar. “Kepada masyarakat dan khususnya para calon pendaftar SBMPTN 2019, diberitahukan bahwa beredar informasi tentang pembobotan sub-tes nilai UTBK untuk bisa masuk atau memilih ke prodi tertentu di suatu PTN, dipastikan informasi tersebut adalah tidak benar.”

Menurutnya, yang benar adalah:

(a) nilai sub-tes akan diperhitungkan terkait prodi pilihan;

(b) nilai UTBK paket tes merupakan paket satu kesatuan;

(c) peserta yang memiliki 2 nilai UTBK akan dipilih oleh sistem secara otomatis yang tertinggi sesuai Prodi yang dipilih.

“Diberitahukan juga bahwa sampai saat ini, LTMPT dan rektor tiap-tiap PTN tidak pernah mengeluarkan passing grade tiap-tiap Prodi PTN, sehingga kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang tidak bertanggungjawab,” lanjutnya.

Bagi calon mahasiswa yang masih membutuhkan informasi lanjutan soal SBMPTN bisa menanyakanya lewat Call Center: 0804-1-450-450, Helpdesk: https://halo.ltmpt.ac.id, FB/Twitter : @SekreSBMPTN dan Instagram: @sekresbmptn atau menghubungi LTMPT dengan Alamat: Gd. BPPT II Lantai 23, Jln. M.H.Thamrin No. 8 Jakarta 10340, Email : sekretariat@ltmpt.ac.id Telp. (021) 3104041 Fax. (021) 3104042.

SBMPTN 2019 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN.

UTBK dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019.

Pengelolaan dan pengolahan data untuk kepentingan seleksi jalur SBMPTN dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). LTMPT adalah satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sbmptn

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup