Bundesbank Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Jerman Hanya 0,6%

Bundesbank menyapih angka proyeksi pertumbuhan ekonomi Jerman pada 2019 berdasarkan potensi lemahnya permintaan terharap industri negara itu akhir tahun ini.
Ilman A. Sudarwan | 08 Juni 2019 06:22 WIB

Bisnis.com, MANADO—Bundesbank menyapih angka proyeksi pertumbuhan ekonomi Jerman pada 2019 berdasarkan potensi lemahnya permintaan terharap industri negara itu akhir tahun ini.

Dikutip dari Reuters pada Jumat (7/6/2019), Bank Sentral Jerman tersebut memproyeksikan pertumbuhan ekonomi hanya akan mencapai 0,6% pada akhir tahun ini. Proyeksi tersebut lebih rendah daripada proyeksi pada Desember 2018 di angka 1,6%.

Bundesbank juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Jerman hanya akan mencatatkan rebound sebesar 1,2% pada tahun depan. Proyeksi pertumbuhan ini lebih rendah daripada proyeksi pada akhir tahun lalu sebesar 1,6%.

Dalam proyeksi dua tahunannya, Bundesbank menyatakan bahwa ekonomi Jerman tengah mengalami fase cooldown. Hal ini diyakini merupakan buah dari penurunan industri yang berimbas pada lesunya pertumbuhan ekspor negara itu.

Bank Sentral Jerman juga mengingatkan bahwa berdasarkan kondisi saat ini risiko realisasi pertumbuhan yang lebih buruk dari proyeksi itu masih cukup besar. Kendati demikian, Bundesbank mengharapkan ekonomi Jerman tidak turun lebih tajam dari proyeksinya.

“Bagi pertumbuhan ekonomi dan, pada tingkat yang lebih rendah, bagi tingkat inflasi, hal ini merupakan risiko penurunan adalah yang mendominasi situasi saat ini,” tertulis dalam proyeksi Bundesbank.

Bundesbank masih memperkirakan inflasi pada tahun ini akan mencapai 1,4%. Namun demikian, dengan proyeksi pertumbuhan yang lebih rendah laju inflasi diperkirakan akan lebih lambat daripada yang diproyeksikan sebelumnya.

Adapun, inflasi pada tahun depan diperkirakan mencapai 1,5%, lebih rendah daripada proyeksi pada Desember 2018 sebesar 1,8%. Proyeksi ini mendekati perkiraan Bank Sentral Eropa yang diprediksi di bawah 2%.

Jerman menjadi motor pertumbuhan ekonomi Eropa selama bertahun-tahun, namun saat ini justru menjadi pemberat pertumbuhan ekonomi Benua Biru. Kondisi ini mengancam proses pemulihan ekonomi Eropa. Perang dagang juga menambah pelik persoalan bagi Jerman dan Eropa.

Bank Sentral Eropa telah menyatakan opsi menaikkan suku bunga kebijakan tidak akan diambil dalam waktu dekat. Dengan kondisi saat ini, Bank Sentral Eropa bahkan mungkin mengambil langkah untuk memangkas suku bunga atau melakukan program pembelian aset besar-besaran.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
EKONOMI JERMAN

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top