MUI Imbau Khatib Salat Id Selipkan Doa untuk Kemaslahatan Bangsa

Para khatib diimbau memimpin doa untuk kedamaian bangsa dan agar masyarakat jauh dari rasa permusuhan.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 04 Juni 2019  |  15:34 WIB
MUI Imbau Khatib Salat Id Selipkan Doa untuk Kemaslahatan Bangsa
Jemaah berdoa setelah melaksanakan salat Jumat di Masjid Istiqlal di Jakarta. - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau para khatib salat Id diimbau menyelipkan doa untuk kedamaian dan kemaslahatan bangsa.

Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh menerangkan doa itu harus diselipkan agar kedamaian dan kemaslahatan bangsa serta keamanan dan kenyamanan terwujud. Dia juga meminta khatib salat Id bisa memimpin doa agar masyarakat jauh dari rasa permusuhan yang bisa mengoyak kebersamaan.

“Mendoakan para pemimpin bangsa untuk terus diberi kekuatan untuk membangun bangsa. Para elitenya diberi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan menahan diri dari perpecahan,” ujar Asrorun dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (4/6/2019).

Menurut MUI, Idulfitri pada hakikatnya adalah kesediaan masyarakat untuk berbagi maaf sebelum diminta. Oleh karena itu, maaf dan saling memaafkan adalah kunci untuk merajut tali silaturahmi.

Asrorun juga mengingatkan bahwa silaturahmi saat Idulfitri hakikatnya adalah menyambungkan tali persaudaraan yang pernah terputus.

“Kita wajib menyambung kembali untuk mewujudkan persaudaraan sejati, tanpa iri dan caci maki,” tuturnya.

Terakhir, MUI mengimbau para khatib Salat Id untuk mendoakan agar umat Islam semakin kokoh persaudaraannya, baik persaudaraan sesama umat (ukhuwwah Islamiyah),  persaudaraan sebangsa (ukhuwwuh wathaniyyah), maupun persaudaraan sesama manusia (ukhuwwah Insaniyah).

“Tidak ada lagi sekat yang memisahkan,  terutama faktor psikologis akibat sisa-sisa Pemilu. Saatnya merajut kebersamaan untuk kemaslahatan bersama. Kerugian bangsa lain yang pecah akibat konflik harus dijadikan pelajaran berharga agar kita tidak jatuh pada kondisi yang sama,” tegas Asrorun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mui, idulfitri

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top