Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pastikan Rumah Aman Sebelum Ditinggal Mudik, Ini Saran Kemenhub

Bagi Anda yang masih mempersiapkan mudik ke kampung halaman, pastikan kondisi rumah aman selama ditinggal dalam jangka waktu cukup lama.
Jordy Triawan
Jordy Triawan - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  14:17 WIB
Suasana perumahan di Gading Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (2/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Suasana perumahan di Gading Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (2/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Bagi Anda yang masih mempersiapkan mudik ke kampung halaman, pastikan kondisi rumah aman selama ditinggal dalam jangka waktu cukup lama.

Mengutip akun Instagram resmi Kementrian Perhubungan, maka beberapa hal penting yang perlu diperhatikan bagi masyarakat yang hendak mudik adalah melakukan pengecekan kondisi rumah, guna mengantisipasi hal-hal yang tentu tidak diinginkan.

“Pintu serta jendela rumah pastikan dalam keadaan terkunci sebelum rumah ditinggalkan, guna mengantisipasi dan agar tidak muncul rasa khawatir ketika mudik.” Selain itu, tutup saluran keran untuk menghindari rembesan pada saluran air terlebih ketika hujan. 

Kemenhub juga mengimbau agar masyarakat melakukan pengecekan pada perangkat-perangkat eletronik yang disarankan untuk dimatikan.

“Cabut kompor dan selang gas untuk menjamin tidak ada  kebocoran gas. Matikan semua peralatan elektronik. Pasang CCTV dan pastikan terkoneksi dengan baik. Simpan barang berharga ke tempan yang paling aman atau masukkan barang berharga ke dalam berangkas.”

Di samping itu, pastikan kendaraan yang ditinggal dalam kondisi terkunci dan alarm mati. Hal-hal itu perlu dicek ulang sebelum keluarga meninggalkan hunian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub Mudik Lebaran
Editor : Pamuji Tri Nastiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top