Tolak Penggunaan Kantong Plastik, Berhadiah Liburan ke Jepang dan China, Mau?

Pada akhir periode kampanye yaitu 31 Juli 2019 nanti akan dipilih secara undian.
Dewi Andriani | 18 Mei 2019 14:00 WIB
Warga negara asing yang juga pemerhati lingkungan memungut sampah dalam gerakan bersih pantai dan laut memperingati International Coastal Cleanup 2019 di Pantai Mertasari, Denpasar, Bali, Jumat (10/5/2019). Kegiatan tersebut dalam upaya membebaskan laut dari sampah, terutama sampah plastik yang dinilai menjadi ancaman serius di perairan. - Antara/Nyoman Hendra Wibowo

Bisnis.com, JAKARTA — Sampah plastik diketahui menjadi ancaman bagi keberlangsungan lingkungan karena sifatnya yang sulit untuk diurai. Apalagi saat ini banyak sampah plastik yang terbuang ke laut sehingga mengancam kehidupan biota laut, sekaligus merusak destinasi wisata laut.

Untuk menjaga kelestarian lingkungan dan destinasi wisata dari pencemaran sampah plastik, H.I.S Travel Indonesia bekerja sama dengan Lawson Indonesia dan Club Med Resort mengajak masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik saat berbelanja.

Sapta Putra, Kasubdit Restorasi Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), mengatakan setiap tahun terdapat 60 juta metrik ton sampah yang dihasilkan di Indonesia. Sebanyak 10% di antaranya merupakan sampah plastik.

"Artinya terdapat 6 juta metrik ton sampah plastik setiap tahunnya. Ini jumlah yang sangat banyak, dan jika tidak segera diatasi bisa menjadi ancaman, terutama bagi ekosistem laut," ujarnya saat konferensi pers, Jumat sore (17/5/2019).

Saat ini kontributor terbesar penggunaan kantong plastik adalah sektor ritel.

Berdasarkan data Lawson, dari 44 toko di seluruh Jabodetabek sejak Januari hingga Desember 2018, terdapat 5,45 juta lembar kantong plastik yang digunakan pelanggan Lawson Indonesia.

Sebetulnya para peritel yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia telah menerapkan aturan kantong plastik berbayar sejak April 2019. Namun, perlu adanya peningkatan kesadaran melalui kampanye Sayonara Kantong Plastik.

"Kami berharap kampanye ini bisa lebih memotivasi pelanggan setia Lawson mengurangi pemakaian kantong plastik di toko-toko kami sampai 10%," ujar Madi, Presiden Direktur Lawson Indonesia.

Sejak 1 Mei 2019, sosialisasi gerakan "Sayorana, Kantong Plastik!" ini sudah digulirkan di 44 toko Lawson yang berlokasi di Jabodetabek.

Sebagai gantinya, masyarakat bisa mendapatkan eco bag yang dibagikan oleh H.I.S Travel di seluruh toko Lawson di Jabodetabek. Eco bag ini bisa dipakai berkali-kali sebagai pengganti kantong plastik untuk berbelanja.

"H.I.S Travel akan membagikan eco bag ini secara gratis kepada customer H.I.S yang membeli paket liburan," ujar Taichi Matsui, Outbound Director H.I.S Travel Indonesia.

Masyarakat yang menolak menggunakan kantong plastik saat berbelanja di toko Lawson dapat foto dan posting di instagram dengan caption menarik yang dibubuhi hashtag #sayonarakantongplastik.

Pada akhir periode kampanye yaitu 31 Juli 2019 nanti akan dipilih secara undian sebanyak 4 orang yang beruntung untuk berlibur secara gratis ke Jepang dan China. Masing-masing pemenang berhak mengajak 1 orang pendamping untuk diajak berlibur.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sampah, EKOWISATA

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup