Real Count KPU : Suara Masuk 44,19 Persen, Jokowi Unggul 56,33 Persen

Perolehan suara pasangan calon presiden Joko Widodo (Jokowi) mempunyai selisih 8.589.699 suara atau 12,66 persen dari perolehan suara Prabowo Subianto berdasarkan Sistem Informasi Penghitungan Suara Komisi Pemilihan Umum(Situng KPU) pada Minggu (28/4/2019) dini hari pukul 00.30 WIB.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 28 April 2019  |  00:58 WIB
Real Count KPU : Suara Masuk 44,19 Persen, Jokowi Unggul 56,33 Persen
Siluet Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman saat melakukan monitoring rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 melalui aplikasi Situng di Gedung KPU, Jakarta, Sabtu (20/4/2019). KPU menegaskan Situng hanya merupakan informasi dan tidak akan mempengaruhi penetapan hasil Pemilu 2019 karena rekapitulasi resmi tetap dilakukan secara manual. - ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA - Perolehan suara pasangan calon presiden Joko Widodo (Jokowi) mempunyai selisih 8.589.699 suara atau 12,66 persen dari perolehan suara Prabowo Subianto berdasarkan Sistem Informasi Penghitungan Suara Komisi Pemilihan Umum(Situng KPU) pada Minggu (28/4/2019) dini hari pukul 00.30 WIB.

Catatan suara untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf adalah 38.033.867 atau 56,33 persen, sedangkan untuk pasangan Prabowo-Sandi adalah 29.484.168 suara atau 43,67 persen dari total suara yang sudah di-"input" ke dalam sistem

Jokowi-Ma’ruf unggul di 21 provinsi dan luar negeri, sementara Prabowo-Sandi unggul di 13 provinsi.

Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah tercatat adalah sebanyak 359.464 TPS atau 44,19 persen dari dari total 813.350 TPS di dalam dan luar negeri.

Situng bisa diakses secara bebas melalui laman pemilu2019.kpu.go.id. Penghitungan suara di laman ini terus dimutakhirkan secara berkala.

Data yang dimasukkan ke Situng adalah data formulir C1 atau hasil penghitungan tiap TPS yang dipindai dan diunggah ke sistem.

Penghitungan suara pada Situng yang seringkali disebut dengan "real count KPU" itu merupakan bentuk transparansi bagi masyarakat untuk turut memantau proses pascapemilu.

Walaupun demikian, data pada Situng tidak akan menjadi hasil resmi perolehan suara akhir. Penetapan rekapitulasi suara akhir tetap dilakukan berdasarkan penghitungan manual berjenjang dari kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, kemudian nasional.

Penghitungan manual di tingkat nasional sesuai jadwal semestinya telah dilakukan Kamis (25/4), namun KPU menyatakan belum bisa memulai karena masih menunggu rekapitulasi dari provinsi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
real count

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top