Joe Biden Disebut Akan Maju dalam Pemilihan Presiden AS 2020

Joe Biden dijadwalkan mengumumkan keikutsertaan dalam nominasi calon presiden Amerika Serikat 2020 pada hari Kamis (25/4/2019) yang dilanjutkan dengan kampanye pertamanya pekan depan di Pittsburgh.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 April 2019  |  14:28 WIB
Joe Biden Disebut Akan Maju dalam Pemilihan Presiden AS 2020
Mantan Wapres AS, Joe Biden. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Joe Biden dijadwalkan mengumumkan keikutsertaan dalam nominasi calon presiden Amerika Serikat 2020 pada hari Kamis (25/4/2019) yang dilanjutkan dengan kampanye pertamanya pekan depan di Pittsburgh.

Dilansir dari Bloomberg, kabar yang diungkapkan dua orang sumber ini menjadi pesan yang jelas bahwa ia bermaksud untuk mendapat pengakuan dari pemilih kelas pekerja, yang membantu Presiden Donald Trump memenangkan pemilu pada 2016.

Pengumuman mantan wakil presiden AS ini mengakhiri spekulasi beberapa pekan terakhir dan menempatkannya dalam nominasi pemilihan calon presiden di Partai Demokrat. Dia berencana untuk fokus pada pesan ekonomi dan ikatan kuatnya dengan serikat pekerja.

Kampanye Biden diperkirakan akan berlangsung di depan serikat pekerja di bekas pusat industri baja AS, Pittsburgh, menurut sumber yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut.

Dia kemudian berencana melakukan perjalanan ke empat negara bagian, yang juga merupakan lokasi kontes nominasi capres pertama Partai Demokrat Februari 2020 mendatang.

Mantan senator Delaware enam periode tersebut memimpin dalam banyak jajak pendapat awal di tingkat negara bagian, meskipun keunggulannya dalam banyak survei mulai berkurang. Selain Biden, kandidat utama calon presiden lainnya adalah Senator Bernie Sanders.

Biden menghabiskan kuartal pertama tahun ini dengan menimbang keputusan terakhirnya untuk memutuskan apakah akan kembali menjadi kandidat, di saat kandidat yang lain sudah mulai berkampanye dan mengumpulkan pendanaan.

Sekutu Biden berpendapat bahwa ia dapat meraih suara ke pemilih kulit putih kelas pekerja di Rust Belt dengan cara yang tidak akan dilakukan oleh banyak kandidat Demokrat lainnya.

Meskipun dua percobaan sebelumnya sebagai nominasi Partai Demokrat pada 1988 dan 2008 tidak berhasil, Biden akan dapat memanfaatkan niat baik yang didapatkan saat menjadi wakil presiden untuk Barack Obama, yang masih sangat populer di kalangan Partai Demokrat.

Namuun, dia juga akan memiliki kekurangan, termasuk usianya yang menginjak 76 tahun dan sejumlah pendapat bahwa dia tidak berhubungan baik para pemilih Demokrat, terutama pemilih yang lebih muda.

Selama karirnya di Senat, Biden telah menyusun catatan sikap yang tidak populer dengan banyak pemilih inti partai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pilpres as

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup