KABAR GLOBAL 22 APRIL: Penjualan Ritel AS Melonjak, Pasokan LNG AS Makin Digdaya

Berita mengenai melonjaknya penjualan ritel AS serta peningkatan pasokan LNG AS menjadi topik utama pemberitaan media massa hari ini, Senin (22/4/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 22 April 2019  |  08:57 WIB
KABAR GLOBAL 22 APRIL: Penjualan Ritel AS Melonjak, Pasokan LNG AS Makin Digdaya
Belanja di AS. - .Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai melonjaknya penjualan ritel AS serta peningkatan pasokan LNG AS menjadi topik utama pemberitaan media massa hari ini, Senin (22/4/2019).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

Penjualan Ritel AS Melonjak. Data penjualan ritel Amerika Serikat pada Maret 2019 membukukan kenaikan tertinggi sejak September 2017. Hal ini menyuntikkan optimisme bahwa konsumsi domestik masih terjaga dan sektor konsumer pada kuartal I akan tetap tumbuh. (Bisnis Indonesia)

Pasokan LNG AS Makin Digdaya. Amerika Serikat akan menjadi pemain yang lebih besar di pasar gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) global, setelah regulator utama negara itu menyetujui dua proyek lagi untuk mengekspor bahan bakar tersebut. (Bisnis Indonesia)

Pound Sterling Kebal Sentimen Brexit. Pergerakan pound sterling tak lagi sensitif terhadap perkembangan Brexit meskipun batas waktu penyelesaian sudah disepakati diperpanjang hingga 31 Oktober 2019. (Bisnis Indonesia)

Tenang, Dunia Belum Resesi. Dana Moneter Internasional atau IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2019 sebanyak 0,2% jika dibandingkan proyeksi pada Januari lalu. IMF memperkirakan ekonomi global pada 2019 hanya akan bertumbuh 3,3%. (Kontan)

Aturan Baru Gim Online. Regulator China mengeluarkan aturan baru penerbitan aplikasi gim online. Sebelumnya, China menghentikan pemberian lisensi untuk memonetasi gim online pada Maret 2018 silam. (Kontan)

Mengurangi Pakai Dolar. Rusia dan China ingin meningkatkan penggunaan mata uang rubel dan yuan dalam hubungan perdagangan bilateral untuk mengurangi ketergantungan mereka pada dollar Amerika Serikat (AS). Melansir South China Morning Post, nilai perdagangan antara kedua negara pada tahun 2018 naik 25% menjadi US$ 108 miliar. Dari jumlah itu hanya sekitar 10% hingga 12% saja transaksi dalam mata uang mereka sendiri.Penggunaan yuan lebih tinggi ketimbang rubel. (Kontan)

Bom Paskah Meledak di Hotel dan Gereja Sri Lanka. Delapan rangkaian bom dilaporkan meledak di sejumlah hotel mewah dan gereja-gereja yang sedang menggelar kebaktian Hari Raya Paskah di Sri Lanka pada Minggu (21/3). Ledakan bom itu menewaskan sedikitnya 207 orang, termasuk puluhan warga negara asing. (Investor Daily)

FAA Tinjau Sistem Kontrol Boeing 737 MAX. Administrasi Penerbangan Federal atau Federal Aviation Administration (FAA) merencanakan peninjauan komprehensif selama 90 hari terhadap sistem kontrol pesawat Boeing 737 MAS di beberapa negara, dengan melobatkan pada ahli dari sembilan otoritas penerbangan sipil. (Investor Daily)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kabar global

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top